Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » » Lima Pemuda Gagahi Mawar Yang Masih Belia

SUKABUMI-BidikNusantara
Sebut saja Mawar (14) gadis belia asal Desa Palasarihilir,  Kecamatan Parungkuda harus menanggung beban dan malu setelah lima pemuda menggagahinya hingga berbadan dua dengan usia kandungan sekitar tiga bulan. Kini Mawar yang masih duduk dibangku SMP itu kini harus menunduk dan menerima keadaan. 

Menurut Kanit Reskrim Polsek Parungkuda, Iptu Bayu Saeful menjelaskan, pengungkapan perkara tersebut bermula dari kecurigaan orang tua korban kepada Mawar yang murung serta orang tua korban yang curiga bahwa mawar tidak terlihat datang bulan.

"Awalnya orang tua korban curiga, karena anaknya tidak menstruasi. Saat ditanya, korban awalnya tidak mengakui hingga akhirnya korban dibujuk oleh orangtuanya dan akhirnya korban mau becerita apa yang di alaminya,"ujarnya.

Tidak terima tindakan asusila menimpa anaknya, orang tua korban langsung melaporkan kejadian yang dialami anaknya itu kepada kepolisian. Dari keterangan Mawar tindakan asusila yang menimpa Mawar terjadi dari mulai Juli sampai September 2017 dirinya mengaku telah digagahi.

"Dari keterangan korban kelima pelaku yakni TH (24) dan M (DPO) AS (20), S (DPO) dan EI (23), semua pelaku melakukan aksi bejatnya di tempat berbeda, namun untuk pelaku TH dan M disebuah bangunan kosong,"terang Bayu.

Awalnya pelaku TH dan M mengajak korban denga sepeda motor ke Parakansalak, dengan bujuk rayu TH melakukan aksi bejatnya. Sedangkan M yang melihat TH melakukan itu langsung meniru aksi asusila itu, sementara 3 pelaku lain menlancarkan aksinya ditempat yang berbeda. 

"Dari kelima pelaku pihak kepolisian berhasil mengamankan tiga pelaku dan dua pelaku lainnya dinyatakan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), Seluruh pelaku dan korban merupakan warga Parungkuda,"bebernya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih memburu yang dua pelaku lainnya, dan Kondisi korban saat ini masih mengalami trauma. Selain itu, hasil pemeriksaan dokter kandungan Mawar dinyatakan sedang hamil dengan usia kandungan tiga bulan. 

"Korban masih cukup trauma secara psikis, saat ini sedang pemulihan oleh orang tuanya, Seluruh tersangka di kenakan Pasal 81 dan atau Jo 76d Jo Pasal 1 Tahun 2016 perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2012 tentang perlindungan anak, Ancaman hukuman bagi para pelaku 10 sampai 15 tahun,"pungkasnya.
Reporter : Isep Panji

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply