SUKABUMI-BidikNusantara
Setahun sudah Jembatan yang menghubungkan Dua Desa dari Dua Kecamatan ini putus, hal ini di duga kuat oleh gerusan air dari limpasan saluran PLTA Ubrug, namun sayangnya sampai dengan saat ini pembangunan akses jalan masyarakat tersebut belum dilakukan kembali.

"Dugaan kuat rusaknya jembatan penghubung dua desa tersebut belum dilakukan perbaikan kembali, meski Pemerintah Desa Tenjojaya sudah melayangkan surat kepada PLN UBP Saguling melalui Unit Pembangkit PLTA Ubrug berkali-kali,"terang Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Desa Tenjojaya Heri Hermawan kepada bidiknusantara.com saat dimintai informasi, Rabu (22/11/17).

Jembatan tersebut merupakan akses penunjang kegiatan masyarakat Desa Tenjojaya khususnya yang berada di wilayah RW 06 dan RW 11, dan warga Desa Ubrug Kecamatan Warungkiara setelah putusnya jembatan yang dibangun melalui anggaran P3DT sepuluh tahun yang lalu ini kegiatan masyarakat terhambat.

"Terlebih ketika masyarakat yang melakukan kegiatan ekonomi, anak sekolah ibu hamil bahkan ibu yang hendak melahirkan pun menjadi terkendala dengan hal tersebut, diharapkan PLN dapat segera melaksanakan pembangunan Jembatan ini sehingga semua yang menjadi kendala dapat teratasi, " tukasnya.

Saya harap pihak PLN UBP Saguling melalui Unit Pembangkit PLTA Ubrug secepatnya dapat melakukan perbaikan akses warga ini,"Semoga secepatnya dapat di perbaiki karena jembatan tersebut adalah akses bagi masyarakat yang paling vital, bahkan untuk sekarang puing puing bekas jembatan tersebut pun sudah tidak berbentuk, karena sudah rata dengan tanah serta tertutup pepohonan serta ilalang,"pungkasnya.
Reporter : Wandi

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply