» » » » » » » » Hj Dewi Asmara Lakukan Sosialisasi GNPOPA Di Sukabumi

SUKABUMI-BidikNusantara
Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) lakukan Sosialisasi BPOM tentang Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi, Informasi dan Siap Edukasi Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman (GNPOPA) yang dilaksanakan di Gor Cicurug Central Kelurahan/Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi, Kamis (02/11/17).

Acara ini pun dihadiri oleh, Dra Ami Damilah, APT BPOM Bandung, Drs. Apep Temy BPOM Bandung, Sudarmono Kabid Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dan ratusan tamu undangan yang menjadi peserta.

Dalam sambutannya Hj. Dewi Asmara, SH., MH, Alhamdulillah saya bisa diberi kesempatan bertemu dengan semua, mungkin pernah lihat juga pada acara lain. Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat lebih paham sebagai konsumen apalagi di pasar, karena pasar sebagai tempat yg sangat penting bagi hidup dimana kita membeli makanan baik untuk keluarga atau kepentingan sendiri.

"Pangan dan obat tidak mungkin tidak pernah kita gunakan, itu merupakan kebutuhan. Khusus yg ingin saya sampaikan mengenai keamanan pangan dan obat,"terangnya.

Dalam paparannya Irma Suryani menjelaskan bahwa masyarakat harus berhati-hati dalam membeli dan mengonsumsi Obat dan Makanan. Masyarakat dihimbau untuk membeli obat dengan menggunakan resep dokter di apotek. Irma juga menghimbau warga terutama kaum pria untuk tidak mengonsumsi jamu kuat pria. Pasalnya jamu semacam itu kerapkali mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Sementara itu, masyarakat juga harus berhati-hati dalam memilih pangan karena masih terdapat penjual pangan yang menggunakan bahan berbahaya seperti formalin dan boraks, zat pewarna rhodamin B dan metanil yellow. Selain itu, masih dijumpai juga beberapa pangan yang tercemar serta pangan yang telah kedaluwarsa di pasaran. 

"Bagi produsen makanan terutama kerupuk  harap memperhatikan kualitas bahan baku dan kebersihannya. Jangan menjemur kerupuk di pinggir jalan karena tercemar debu yang berbahaya bagi kesehatan,"pesan Hj Dewi.

Politisi Wanita dari partai Berlambang Beringin ini menekankan bahwa seluruh produk Obat dan Makanan yang beredar harus memiliki izin edar Badan POM. Oleh karena itu masyarakat diharapkan bisa menjadi konsumen cerdas. Saat memilih dan membeli produk jangan lupa "Cek KIK" (Kemasan, Izin Edar, dan Kedaluwarsa).

"Sudah saatnya masyarakat harus lebih paham dan mengetahui produk produk yang beredar di lingkungannya, karena hari ini masyarakat jangan mau terperdaya dengan makanan atau obat yang harganya murah tapi tidak terdaftar di BPOM,"tambahnya.

Menambah wawasan peserta akan Obat, Sudarmono Kabid Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menyampaikan tips agar terhindar dari Obat dan Makanan ilegal.

"Beberapa tips agar terhindar dari obat ilegal antara lain beli obat di sarana resmi seperti apotik dan toko obat berizin, obat keras hanya dibeli di apotek dengan resep dokter, jangan terpedaya dengan harga obat yang murah, periksa kondisi kemasan, perhatikan logo obat, dan tanya informasi lebih lanjut pada dokter atau apoteker,"ujar Sudarmono.

Ada tageline sederhana yang bisa digunakan masyarakat sebagai acuan dalam memilih dan menggunakan obat yaitu "DAGUSIBU" (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). " Dapatkan obat di sarana resmi, Gunakan sesuai petunjuk penggunaan/dosis, Simpan sesuai petunjuk penyimpanan, dan Buang obat yang sudah kedaluwarsa dengan menghilangkan semua label serta menghancurkannya, " lanjutnya.

Balai POM di Propinsi Jawabarat yang diwakili oleh Dra Ami Damilah, APT juga turut mengedukasi peserta karena masyarakat jelas harus jeli terhadap semua peredaran, di sisi lain kita pun akan terus meningkatkan pengawasan Obat dan Makanan yang beredar dengan melibatkan lintas sektor terkait baik pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. 

"Melalui kegiatan ini diharapkan semua peserta menjadi konsumen cerdas sekaligus menjadi duta Badan POM untuk turut mengedukasi keluarga, teman, dan masyarakat sekelilingnya, pungkasnya.
Reporter : Anry/Diky 

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply