Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » » » Polsek Bogor Utara Lakukan Mediasi Opal Dan Ojek Online

BOGOR KOTA-BidikNusantara 
Atas Peristiwa penganiyaan yang dilakukan Ojek Pangkalan Kepada Driver Ojek Online yang terjadi di Wilayah Jalan Pangeran Asogiri Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Kamis (26/10).

Menurut Informasi yang di himpun dari Kapolsek Bogor Utara 
Kompol Ahmad Syofwan, SH melalui Humas Polresta Bogor Kota bahwa hari Ini Tanggal 27 Oktober 2017 pukul 11:00 wib telah dilaksanakan musyawarah penyelesaian masalah antara pengemudi ojek online dgn ojek pangkalan/konvensional guna menyelesaikan permasalahan tersebut

Menurut Kapolsek, Adapun kronologis atas Peristiwa tersebut pada hari Kamis 26 Oktober 2017 telah terjadi Penganiayaan oleh Oknum Ojek Pangkalan tehadap Ojek On line (Gojek) Atas Nama Suhanda (korban) di Warga Kelurahan Tanahbaru Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor. 

"Kejadian terjadi sekitar pukul 07.30 wib ketika ojek online Gojek  lewat melintas dan tiba-tiba diberhentikan oleh seseorang yang di duga ojek pangkalan atas nama Edi di pertigaan Perumahan Taman Kenari, terjadi adu argumen dan menendang korban sampai terjatuh dan langsung meninggalkan korban.

"Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami sakit pada bagian punggung dan setelah kejadian tersebut korban berupaya mengumpulkan Ojek on line lainnya dan berkumpul di Lapangan samping  Kantor Lurah Tanah Baru,"ujar Kapolsek.

Lanjut Kapolsek menjelaskan, sekitar Pukul  09.30 wib di adakan pertemuan antara Ojek On Line yang di wakili oleh Dedi (Koordinator OTB : Ojek On line Tanah Baru) beseta 10 anggota dan 1 orang Ojek Pangkalan sodara Somad ( yang mewakili Ojek Pangkalan) di Aula Kantor Desa Tanah Baru Kecamatan Bogor Utara.

"Dalam pertemuan tersebut di hadiri oleh saya sendiri, Wakaposek Bogor Utara, Kanit Shabara, Kanit Binmas, Kanit Reskrim, Ipda Biyanto panit Ops Resimen Brimob Kedung Halang, Sekertaris Lurah Muslim Maulana, Hendi (Korlap) OTB ( Ojek Online Tanah Baru)/ OJOL beserta 10 anggota termasuk Korban, Somad (Ojek Pangkalan), Anggota Personil Polsek Bogor Utara,"jelas Kapolsek.


"Dari pertemuan  tersebut Pihak OJOL ( Ojek On line) Tanah Baru tetap berkomitmen akan menaikan kasus ini ke pihak yang berwajib pihak Kepolisian dan mereka juga tetap menggalang dana untuk membantu korban untuk mempekarakan  kasus ini terhadap Pengurus Ojek Pangkalan,"jelasnya.

Dari pertemuan tersebut kata Kapolsek, pihak OJOL ( Ojek On line) Tanah Baru tetap berkomitmen akan menaikan kasus ini ke pihak yang berwajib (pihak Kepolisian-red) dan mereka juga tetap menggalang dana untuk membantu korban untuk memperkarakan kasus ini terhadap Pengurus Ojek Pangkalan.

Lanjut Kapolsek, pada hari ini Jum'at 27 Oktober 2017 pukul 11.00 wib telah dilaksanakan musyawarah penyelesaian masalah antara pengemudi ojek online dgn ojek konvensional yg di Pimpin oleh Wakapolresta Bogor Utara dan dihadiri oleh dirinya, Camat Bogor Utara, Danramil Bogor Utara, Kanit Intel Polsek Bogor Utara, Kanit Intel Polresta Bogor Kota, Pengurus ojek online dan konvensional, kedua belah pihak yang berselisih.

"Kepolisian melalui Polsek Bogor Utara telah dilakukan mediasi untuk menyelesaikan permasalahan secara persuasif antara pihak pengurus Ojek Pangkalan dengan pihak korban Ojek On Line agar tidak menjadi polemik berkepanjangan/dampak khususnya antara ojel On line denga ojek konvensioanal lainnya,"terangnya.

Hasil dari musyawarah ujarnya, kedua belah pihak didapat kesepakatan bahwa dari pihak ojek online akan mencabut laporan dan dari pihak ojek pangkalan meminta maaf serta menandatangi surat perjanjian dan tetap akan menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif. 
Sumber : Humas Bogota

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply