» » » » » » » Mr.Kan : Setiap Pribadi Berhak Menilai Orang Lain Asalkan Taat Hukum

Soal cara yang bijaksana sikap Seseorang atau Pribadi dalam melakukan penilaian terhadap orang lain dan penjabat negara yang ada di dalam Pemerintahnya. 

Ini pendapat Mr. Kan Pengamat Politik Dan Hukum dalam menanggapi masalah ini, Mr. Kan mengatakan, setiap pribadi memiliki hak bebas untuk melakukan penilaian terhadap orang lain. Menurut rasa nurani pribadi seseorang dalam melakukan penilaian terhadap orang lain baik secara bentuk lisan maupun tulisan adalah hak mengeluarkan pendapat atau komentar-komentar tentang orang lain ini hal yang sangat wajar, dan ini merupakan Hak Asasi Manusia (HAM).

"Asalkan berdasarkan cara penilaian yang bijaksana, tidak sesukanya atau tidak dengan cara yang tidak baik dan tidak benar, dan juga jangan sampai gara-gara menilai orang lain dengan sesukanya yang pada akhirnya terjerat pelanggaran hukum dan UUD, jadi menilai orang lain itu harus ada dasarnya,"katanya.

Dikatakan Kan, seseorang melakukan penilaian terhadap orang lain karena pribadinya memiliki rasa peduli terhadap orang lain, jika seseorang itu ego atau selalu lebih mementingkan dirinya sendiri maka dia akan tampak kurang peduli terhadap sesama manusia.

"Kemudian, soal menilai orang lain, kita masuk pada bagian menilai pejabat negara, sebagai rakyat atau warga Negara Indonesia di dalam menjalanakan kehidupan berbangsa dan bernegara kita berhak memberikan penilaian atau pendapat dan atau komentar-komentar beserta saran dan kritikan terhadap pejabat negara yang sedang bekerja di dalam pemerintahan dan hal ini kita punya hak sepenuhnya yang dilidungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia,"tuturnya.

Semua tindakan Itu kata Kan, artinya karena kita memiliki rasa kepedulian dan ingin turut membela Negara Kesatuan Republik Indonesia agar menjadi maju dan makmur.

"Asalkan pada saat kita mengeluarkan pendapat wajib menaati hukum dan UUD yang berlaku di dalam negeri, jadi kita harus faham didalam hukum dan UU itu ada yang namanya hak dan kewajiban, bukan seakan-akan kita bisa sesukanya,"ucapnya.

Nah jadi kesimpulannya lanjutnya, tidak selalu kita harus menilai diri sendiri terdahulu baru menilai orang lain, karena jika kita selalu hanya harus terdahulu menilai diri sendiri, baru menilai orang lain, maka lama-lama kita akan menjadi pribadi yang egois dan tidak lagi ada rasa peduli terhadap orang lain dan juga bangsa dan negara.

"Satu hal harus selalu kita ingat-ingat bawa di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna atau sebutan bahasa inggris NO BODY PERFECT," pungkasnya. 
Reporter: Sumburi

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply