» » » » » » » » » » Hj Dewi Asmara Sosialisasi GNPORA Demi Masyarakat Yang Cerdas

SUKABUMI-BidikNusantara
Peredaran obat dan makanan tanpa izin resmi perlu diwaspadai oleh seluruh elemen. Masyarakatpun diminta cerdas untuk mengkonsumsi sesuatu dengan melihat standar minimal yang ada dan dapat mengawasi peredaran obat di lingkungan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Hj Dewi AsmaraSH MH Anggota DPR RI Komisi IX dari Fraksi Partai Golongan Karya saat melakukan sosialisasi Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman (GNPORA) di Gedung Serba Guna (Gulutuk Center) yang berada di Kp Bungur Sarang Desa Bale Kambang Kecamatan Nagrak Sukabumi.

Sosialisasi GNPORA yang dilakukan politisi wanita dari Partai Golkar ini menggandeng Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jawa Barat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.

"Pengawasan obat dan makanan di kita khususnya Sukabumi tidak bisa hanya dibebankan kepada BPOM melainkan sistem pengawasannya itu melibatkan pemerintah, masyarakat dan tentunya pelaku usaha. Pada level edar yang mau dikonsumi, konsumen atau masyarakat harus melihat beberapa hal agar tidak dirugikan,"ujar Hj Dewi Asmara.

Sebelum mengkonsumsi obat dan makanan kita harus mengecek kemasan, cek izin edar   dan cek kadaluarsa. "Ini yang biasa kita sebut masyarakat yang pintar dan jeli,"tambahnya dalam Sosialisasi  pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi dan informasi dan edukasi pengawasan obat dan makanan, Minggu (08/10/17).

Dirinyanya menambahkan, tantangan telah menjadi beban dan tanggung jawab bersama semua pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap penggunaan obat dan pangan yang aman agar masyarakat mampu melindungi kesehatan dirinya sendiri.

"Sosialisasi ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat melalui Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman (GNPORA). Gerakan ini secara aktif dan dinamis tanpa henti yang harus di perhatikan oleh masyarakat,"imbuhnya.

Didepan ratusan peserta, Hj Dewi Asmara berharap peran serta masyarakat memperhatikan tempat pembelian baik obat dan makanan agar tidak timbul masalah baru.

"Kalau mau beli obat di Apotek, disitu harus ada apoteker nya. Dan memang obat ada yang memerlukan resep dokter, tidak dijual sembarangan. Ini contoh kecil yang harus diperhatikan,"pungkasnya.
Reporter : Anry/Diky

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply