» » » » » » » » Dinilai Tak Netral, Tim Futsal Kabupaten Sukabumi Protes Kepemimpinan Wasit Di Ajang Porda


SUKABUMI-BidikNusantara
Tim Futsal kabupaten Sukabumi melakoni Pertandingan melawan tim dari Kabupaten Cianjur, dengan keunggulan 2-0 oleh Kabupaten cianjur pada babak pertama, padahal Kabupaten Sukabumi menguasai jalannya pertandingan. Namun hasil akhir tim Kabupaten Sukabumi harus menelan pil pahit harus menerima kekalahan dari Kabupaten Cianjur dengan skor 5-4 (HT 2-1). 

Pertandingan anatar dua Kabupaten tetanggaan ini berjalan sengit, pada babak pertama tim kab Sukabumi tetinggal 2-0 namun sebelum turun minum kab sukabumi berhasil memperkecil ketertinggalan skor pun menjadi 2-1. 

Pada babak kedua Kabupaten Sukabumi berhasil comeback dengan menyarangkan 3 gol secara berturut turut. Ketika kedudukan 4-2 tim kabupaten Cianjur melakukan skema power play dan berhasil mencuri gol.

"Tim kab Sukabumi sebenarnya berhasil menambah keunggulan jika Gol tidak dianulir wasit karena bola dianggap keluar. Dan sementara tim kab Cianjur tetap dengan skema power play dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-4,"kata manager tim futsal putra kab Sukabumi David F.C. Dharmadjaja. 

Saat kedudukaan krusial ini, menurut David, terjadi satu kejadian dimana bola ditendang oleh kiper kab Sukabumi dan diblok oleh pemain kab Cianjur seperti pada pertandingan Basket. 

Namun Wasit yg memimpin saat itu tidak meniup peluit sehingga menyebabkan kebingungan pemain kab Sukabumi dan bola muntah berhasil dimanfaatkan menjadi gol oleh kab Cianjur dan bersarang di gawang Kab Sukabumi.

"Hasil inilah kami manager tim futsal putra kab Sukabumi mengajukan surat protes resmi kepada Panitia Pelaksana, karena menilai wasit yang memimpin laga ini tidak netral,"jelas David seusai mengajukan surat protes resmi kepada PanPel.

Disisi lain, lanjut David  melihat keanehan bahwa wasit yang memimpin di lapangan berasal dari Tasikmalaya dimana Tasikmalaya berada di grup yang sama dengan Kab Sukabumi. " Bukan kita dari tim kab Sukabumu ber Suudzon, tapi alangkah baiknya jika wasit yang memimpin tidak berasal dari grup yang sama, " timpalnya.

Sementara itu menurut Kepala pelatih Yoyiyatno Bobby Rahman, S menjelaskan bahwa protes itu ditempuh sebagai bagian dari masukan untuk proses perbaikan dunia futsal di wilayah Jawa Barat agar bisa memperhatikan semua aspek.

"Hari ini tim futsal Kab Sukabumi akan mengumpulkan seluruh bukti karena official merekam pertandingan tersebut dan akan diserahkan sebelum waktu protes 1x24 jam berakhir disertai uang protes sebesar Rp. 3.000.000 kepada panpel, " bebernya.

Seluruh Tim berharap rekaman tersebut menjadi bukti otentik kesalahan mendasar yg dilakukan wasit dan menuntut pertandingan digelar ulang dengan wasit yang netral dan berkompeten, harapnya tanpa harus ada pihak yang merasa di rugikan.
Reporter : Anry

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply