» » » » » » » » Satpol PP Kabupaten Sukabumi Tindak Tegas Minimarket Nakal

SUKABUMI-BidikNusantara
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sukabumi lakukan eksekusi penurunan branding minimarket yang berada di kawasan perumahan Mayanti Residence di Kampung Leuwi Orok Rt 12 Rw 05 Desa Sunda Wenang Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi, Kamis (28/09/17) malam.

Hal tersebut dilakukan bentuk Penegakan Perda Kabupaten Sukabumi No.3 tahun 2017, perubahan atas  Perda No.7 tahun 2014 tentang Perlindungan dan Penataan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, Pasal 13 N0. 1 berbunyi: Jarak antara pusat perbelanjaan dan toko modern dengan pasar tradisional di kecamatan: Sukalarang, Sukaraja, Cisaat, Cibadak, Parungkuda, Cicurug, Surade, Sagaranten, Jampangkulon, Cikembar dan Kecamatan Gunung guruh paling sedikit 700 M (Tujuh Ratus Meter).

Langkah ini menindak lanjuti atas laporan dari Kecamatan Parungkuda atas IUTM (Alfamart -red) yang tidak memiliki izin yang berdiri kurang lebih tiga bulan, "Tindakan tegas dan menurunkan branding ini kami lakukan karena minimarket ini tidak memiliki izin operasional dan sudah melanggar PERDA Sukabumi,"terang Kabid Penegakan Perda, Chaerul Ichwan kepada wartawan, Jum'at (29/09/17).

Sebelumnya kami telah memberikan himbauan dan peringatan kepada pelaku usaha melalui lisan ataupun tertulis agar langkah yang kita lakukan dapat di pahami satu sama lain, karena ini adalah Penegakan Perda Sukabumi kita lakukan tindakan tegas.

"Kami pun menghimbau agar pihak minimarket sendiri yang menurunkan brandnya, dan hal itu dilaksanakan dengan baik oleh pihak minimarket. Walaupun pihak mereka tidak bersedia menurunkan, kami pasti menurunkan branding tersebut waktu itu juaga,"tegasnya.

Ditempat terpisah Ketua Komunitas Masyarakat Peduli Parungkuda (KMPP), Indra Sukma Wijaya menuturkan bahwa pihaknya berapresiasi langkah Satpol PP dengan menjalankan amanat Perda Sukabumi dengan mengawal penurunan branding mini market tersebut.

"Saya sangat apresiasi atas tindakan Satpol PP Kabupaten Sukabumi yang telah menurunkan branding mini market tersebut karena sudah terbukti belum memiliki IUTM,"ujarnya.

Namun dirinya pun berharap agar pengawasan tidak hanya sampai di situ saja, siapa tau mini market tersebut memang sudah tak memiliki branding namun kegiatan usahanya masih terus berlanjut dan tanpa pengawasan dari pihak terkait.

"Saya harap tak hanya sampai penurunan branding nya saja, namun aktifitas kegiatan usahanya pun harus di perhatikan takutnya perusahaan tersebut masih melakukan aktifitas usahanya, dan saya pun berpesan bagi semua pelaku usaha agar telebih dahulu mengurus dan mengantongi izin baru memulai aktifitas kegiatannya,"pungkas Ketua KMPP.
Reporter : Anry

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply