» » » » » » » » » Menuju Kota Layak Huni, BKM Mekarwangi Siap Wujudkan Kota Tanpa Kumuh

BOGOR KOTA-BidikNusantara
Menyongsong program KOTAKU Kota tanpa kumuh di Kota Bogor tentunya butuh waktu dan persiapan yang matang, karena itu Pemkot Bogor melibatkan seluruh BKM sekota Bogor untuk merumuskan, memetakan dan melaksanakan pemgelolaan tata ruang wilayah menjadi wilayah yang perkotaan yang asri dan jauh dari kata kumuh.

Sebagai regulator yang mengakomodasi berbagai aspirasi pelaku pembangunan pemukiman, memfasilitasi masyarakat untuk berperan aktif dalam penanganan pemukiman kumuh skala lingkungan, membangun kolaborasi antar pelaku, program dan pendanaan, membangun atau menguatkan peran kelompok kerja perumahan dan kawasan pemukiman (Pokja PKP), mensinergilan perencanaan penanganan pemukiman kumuh skala lingkungan dengan skala kota atau kawasan, revitalisasi peran BKM dan LKM dari orientasi penanggulangan kemiskinan menuju orientasi penanganan pemukiman kumuh.

Adapun tujuan program KOTAKU yaitu, menurunnya luas wilayah kawasan pemukiman kumuh menjadi 0 Ha, terbentuknya pokja PKP ditingkat Kabupaten/Kota dalam penanganan kumuhyang brrfungsi dengan baik, tersuaunmya rencana penanganan kumuh hingga ketingkat masyarakat yang terlembagakan melalui RPJMD, meningkatnya penghasilan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), melalui penyediaan infrastrultur dan kegitan peningkatan penghidupan masyarakat untuk mendukung pencegahan dan peningkatan penghidupan kualitas kawasan pemukiman kumuh, dan terlaksananya aturan bersama sebagai upaya perubahan prilaku hidup bersih dan sehat masyarakat dan pencegah kumuh.

Oleh karenanya para pengurus BKM giat melaksanakan pelatihan kepada para anggotanya, agar dapat melaksanakan dan mensukseskan program KOTAKU.

Seperti BKM Kelurahan Mekarwangi yang sedang melaksanakan kegiatan pelatihan pemetaan diruang serba guna kantor Kelurahan Mekarwangi, Senin (18/9).

Koordinator BKM mekarwangi ketika dikonfirmasi Bidiknusantara.com ditempat kegiatan pelatihan mengatakan, ini adalah kegiatan pertama kalinya yang laksanakan oleh BKM Mekarwangi, karena baru terbentuk,  makanya untuk menjalankan program-programnya dan dapat dipahami oleh seluruh anggota BKM yang berjumlah 9 orang ini. "Kita adakan pelatihan pemetaan wilayah terlebih dahulu, karena kita harus tahu ada betapa tingkatan RW dan RT maupun luas wilayahnya, fisiknya seperti apa aja yang perlu dibenahi, itu dulu,"terangnya.

Baru kemudian lanjut Udin, pembangunan apa aja yang harus kita dahulukan atau skala prioritas diwilayah ini menuju Kota Bogor sebagai kota tanpa kumuh, sehingga nantinya semua wilayah perkotaan tidak ada lagi wilayah yang dikatakan kumuh, untuk menjalani program-programnya BKM Mekarwangi selalu berkoordinasi dengan Pemerintahan Kelurahan maupun Kecamamatan dan Kota. "Kita bersinergi membangun wilayah yang dikategorikan kumuh terlebih dahulu,"terangnya lagi.

Koordinator BKM juga menerangkan untuk tahun 2018 kita fokuskan pelaksanaan pembangunan di wilayah Rw 08, disana ada dua titik skala prioritas utama yaitu turap dan jalan lingkungan.

Hal senada juga disampaikan Tuti salah seorang anggota BKM "BKM bersama Pemerintahan Kelurahan Mekarwangi siap berkolaborasi, dalam meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar dikawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya kota layak huni, produktif dan berkelanjutan di Kota Bogor,"pungkasnya.
Reporter  : Supriatna

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply