Tokoh Lintas Agama Apresiasi Kegiatan Murojaah Dan Doa Bersama 17 17 17 Di Makorem 061 /Surya Kencana

Tokoh Lintas Agama Apresiasi Kegiatan Murojaah Dan Doa Bersama 17 17 17 Di Makorem 061 /Surya Kencana

Bidik Nusantara
Sabtu, 19 Agustus 2017

BOGOR-BidikNusantara
Tokoh lintas Agama Kota Bogor sangat mengapresiasi kegiatan Doa bersama yang bertajuk Murojaah dan doa Bersama 17 17 17 “Indonesia Kasih Sayang” yang diinstruksikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang dilaksanakan di Makorem 061/Surya Kencana. Kamis (17/08).

Salah satu tokoh agama yang sempat di mintai keterangan oleh sejumlah awak media usai kegiatan adalah pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al’alawiyah Tanah Sareal, H Muhammad Alwi, SAg yang saat itu membawa ratusan santrinya untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Pengasuh sekaligus pendiri Ponpes ini mengatakan, acara ini sangat luar biasa, menunjukan bahwa Indonesia negara beragam suku, agama dan harus bertoleransi antar satu sama lainnya, dan menjadi pelajaran berharga untuk generasi muda, siswa-siswi pelajar.

"Momentum acara ini adalah menunjukan bahwa Indonesia yang memang beragam baik suku, agama, bahasa dan lain sebagainya. Dengan acara ini, kita satu sama lain saling menghormati, saling menghargai dan juga menunjukan kepada santriawan dan santriawati ataupun kepada generasi penerus agar bisa melihat bahwa kondisi bangsa Indonesia memang beragam suku, bangsa dan agama yang akan menjadi pelajaran buat mereka,"katanya.

Dia mengharapkan kegiatan ini bisa berjalan bukan saja hanya pada saat ini tapi pada tahun berikutnya bisa dilaksanakan. Dia juga berpesan kepada generasi muda agar jangan muda terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang saat ini.

"Karena saya lihat, banyak atau ada mungkin kelompok-kelompok tertentu yang tidak senang dengan kondisi negara kita yang damai,"tuturnya.

Menjawab pertanyaan dengan kegiatan tersebut dalam merealisasikan kepada santri khususnya dalam lingkungan pesantren dan lingkungan masyarakat luas pada umumnya. Pendiri yayasan Al’alawiyah ini mengatakan bahwa semoga setelah kegiatan ini seluruh komponen terutama para tokoh masyarakat yang terkait dengan pemerintahan, baik Walikota Bogor maupun yang lainnya bisa mensosialisasikan melalui linknya masing-masing.

"Misal dari Dinas Pendidikan menyampaikan kepada para kepala sekolah yang kemudian menyampaikan kepada guru dan diteruskan kepada murid. Kemudian Kementrian Agama juga bisa melalui pondok-pondok pesantren dan seterus sehingga informasi ini bukan hanya sebagian kecil masyarakat Kota Bogor tetapi secara luas,"harapnya.

Sementara itu, Danrem 061/Sk Kolonel Inf Mirza Agus menyampaikan bahwa kegiatan ini tak hanya di Kota Bogor saja, aksi 171717 ini juga dilaksanakan di seluruh jajaran Kodim dan Batalyon yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.

“Tujuan berdoa bersama ini, agar Indonesia penuh kasih sayang. Dengan begitu, diharapkan masyarakat Indonesia akan saling berkasih sayang dan jauh dari keributan,” katanya.

Kemerdekaan yang telah dinikmati hingga hari ini, bahwa Indonesia dilahirkan sebagai bangsa patriot petarung dan sekaligus bangsa pemenang.

“Atas karunia Tuhan inilah, sekalipun harus dicapai melalui perjuangan darah dan air mata segenap anak bangsa, kita dapat meraih kemerdekaan. Dengan senjata apa adanya, seraya menggelorakan semangat gotong royong, sehingga memunculkan energi sosial yang mengobarkan semangat toleransi,” kata Mirza.

“Dengan kekuatan umat, santri, dan pemuda serta segenap komponen bangsa oleh para tokoh agama, ulama, kyai, habaib, pendeta, pastor, biksu,” ucapnya.

Sekjend Badan Sosial Lintas Agama (Basolia) Arifin Himawan menanggapi kegiatan tersebut menyampaikan, ini adalah kegiatan doa bersama yang luar biasa yang diprakarsai oleh Komandan Korem 061/ Suryakancana.

"Yang hebat adalah bersatunya semua elemen agama sebagai kesatuan dan persatuan didalam kebhenikaan yang real. Semoga ini terus dibangun dan dilanjutkan ditahun-tahun mendatang,"harapnya.
Reporter: Sumburi