Iwan Kusmawan: Kelurahan Cimahpar Sudah Darurat Kriminal Curanmor

Iwan Kusmawan: Kelurahan Cimahpar Sudah Darurat Kriminal Curanmor

Bidik Nusantara
Senin, 07 Agustus 2017

BOGOR KOTA-BidikNusantara
Banyaknya masyarakat Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara,Kota Bogor yang menjadi Korban kehilangan kendaraan bermotor khususnya kendaraan roda Dua membuat masyarakat yang berada di RT 04/08 mengatakan bahwa wilayah Ini sudah darurat Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Hal Ini di sampaikan Iwan Kunawan Saat melakukan konferensi Pers di kediamannya setelah dirinya dan 4 Warga lainnya mengalami kehilangan motor yang sedang terparkir di dalam rumah, Minggu (06/08).

Dalam konferensi Pers yang juga di hadiri oleh Kapolsek Bogor Utara, Kompol Wawan Wahyudi dan Jajarannya ini guna memberikan data tambahan bagi pihak kepolisian untuk mengungkap kasus Curanmor yang terjadi pada Sabtu (04/08) sekitar pukul 03:00 dini hari berupa rekaman CCTV yang mana terlihat gerak gerik pelaku pada saat melancarkan aksinya di rumahnya dan juga satu lokasi lain yaitu rumah kost-kost-an.

"Pada kesempatan ini, kami memberikan bukti tambahan kepada pihak kepolisian berupa rekaman CCTV di rumah saya juga rumah kost-kost-an yang juga menjadi korban pencurian. Di dalam rekaman CCTV tersebut terlihat jelas bagaimana pelaku melancarkan aksinya dan membawa sepeda motor milik saya dan juga CCTV yang TKP rumah Kost,"kata Iwan.

Dihadapan Kapolsek saat itu, Iwan berharap pihak kepolisian dapat mengungkap pelaku Curanmor tersebut dengan bantuan alat bukti yang kita serahkan berupa rekaman CCTV. 

"Sebenarnya, di wilayah RW 8 bukan hanya 2 orang yang menjadi korban tetapi sudah 4 orang. Dan bahkan dari sejak Maret hingga saat ini menurut laporan warga sudah puluhan korban yang kehilangan kendaraan, belum lagi jenis pencurian lainnya seperti yang terjadi SDN dan warung milik warga. Maka dari itu saya katakan wilayah ini sueah darurat Maling atau Curanmor,"tegasnya.

Dalam Keterangan Iwan Kusmawan yang juga merupakan Presiden Serikat Pekerja Nasional (SPN) Ini menjelaskan, dirinya mengalami kerugian setelah satu Unit motor merk Honda Beat Nopol F 6231 CQ warna putih di gasak Maling pada hari Sabtu Tanggal 05 Agustus 2017 pukul 03:00 dini hari Dan baru di ketahui Sekitar pukul 05:30 wib setelah bangun tidur. Hal Ini di buktikan oleh surat laporan polisi Nomor: STPL/367/VIII/2017/JBR/RES BGR KOTA/SEK BOUT.

"Tidak hanya itu, dalam waktu yang sama, pencuri juga mengasak satu unit motor yang terparkir di halaman rumah kontrakan. Ini membuktikan bahwa Wilayah Ini sudah darurat krimibalisasi Curanmor,"katanya.

Dia menjelaskan, dari rekaman CCTV yang ada bahwa pencuri masuk ke area rumahnya dengan cara merusak gembor pintu gerbang dengan menggunakan kunci palsu Dan sepeda motor terparkir Sejak pukul 11:00 wib dengan posisi halaman rumah berpagar besi.

"Pada Saat bangun tidur, sekitar pukul 05:30 wib istrinya mendapati motornya sudah tidak ada ditempar, Saat kejadian saya sedang berada di luar kota,"katanya.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Utara, Kompol Wawan Wahyudi yang saat itu di dampingi oleh Jajaran Reskrim serta Bimas Kelurahan Cimahpar menjelaskan bahwa dirinya dan jajarannya akan semaksimal mungkin mengungkap pelaku Curanmor yang sudah sangat meresahkan warga. Dalam kesempatan itu pula Kapolsek berterima kasih kepada Korban yang telah memberikan data tambahan berupa rekaman CCTV guna membantu pihak kepolisian mengungkap kasus ini.

"Kejahatan Curanmor ini memang sudah sangat meresahkan dan ini menjadi catatan tersendiri bagi kami pihak kepolisian terutama diwilayah untuk dapat menekan aksi curanmor ini. Karena jika suatu wilayah masih tinggi kriminalitas termasuk Curanmor maka saya sebagai Kapolsek memiliki tanggung jawab secara pribadi kepada atasan dan harus mampu menekannya,"papar Kapolsek.
Reporter: Sumburi