Dalam Rangka Menyambut HUT RI Ke 72 Komunitas Di Parungkuda Lakukan Opsih Talang Bersejarah Bojong Kokosan

Dalam Rangka Menyambut HUT RI Ke 72 Komunitas Di Parungkuda Lakukan Opsih Talang Bersejarah Bojong Kokosan

Bidik Nusantara
Selasa, 15 Agustus 2017

SUKABUMI-BidikNusantara
Pertempuran Bojong Kokosan adalah pertempuran yang terjadi ketika konvoi tentara Inggris (Sekutu) yang hendak memperkuat pasukannya di Bandung disergap para pejuang Indonesia di Bojong Kokosan, Sukabumi.

Kabar yang diterima para pejuang menyebutkan bahwa pasukan Sekutu yang hendak menuju Bandung 'hanya' terdiri dari seratusan orang yang dikawal beberapa kendaraan lapis baja dan persenjataan modern. Sekitar pukul 15.00 WIB, kendaraan pengawal konvoi Sekutu terjebak lubang yang disiapkan oleh para pejuang di jalan yang diapit dua tebing di Bojong Kokosan.

Pertempuran sengit ini terjadi selama sekitar dua jam, sebelum akhirnya tentara Sekutu bisa melanjutkan perjalanannya, meskipun sepanjang jalan masih terjadi tembak-menembak dan mengakibatkan salah satu Perwira Sekutu tewas dalam pertempuran tersebut. Desa-desa di sekitar arena pertempuran yang ditinggalkan ini kemudian dibombardir oleh pasukan udara Kerajaan Inggris (Royal Air Force).

Oleh karena itu Dalam rangka menyambut HUT RI ke 72 Komunitas Kaki Daun, OI dan Paser Mata Hati Parungkuda bersama sama melakukan kegiatan operasi bersih bersih (Opsih) Talang Palagan Bojongkokosan sebagai bentuk bakti anak negri yang peduli terhadap sejarah Palagan Bojongkokosan Parungkuda.

"Hal tersebut dilakukan agar kita dapat terus melestarikan nilai Sejarah apalagi ini dalah sejarah besar Sukabumi,"cetus ketua pelaksana Saeful Rohman.

Tentunya peran serta masyarakat sangat dibutuhkan agar tempat bersejarah ini agar terus terlestarikan, "Tentunya kita Mengajak semua elemen untuk bersama-sama merawat dan menjaga Cagar Budaya Palagan Bojong Kokosan sebagai simbol perjuangan Rakyat Sukabumi umumnya Jawa Barat,"tambahnya.

Dirinya pun menghimbau agar masyarakat Khususnya Sukabumi dapat lebih mencintai nilai sejarahnya, karena di Bojong Kokosan ini pertempuran sengit antara Sekutu dan Pejuang terjadi hingga mengakibatkan salah satu Perwira sekutu tewas disini.

"Kalau bukan kita siapa lagi, lakukan dari hal yang dianggap kecil mengingat sejarah bagian dari Cinta Tanah Air,"pungkasnya.
Reporter : Anry