Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » Teladani Ahlaq Rosulullah SAW Sebagai Landasan Hidup sebagai Penghadang "DEGRADASI" Umat

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Dalam rangka membangun kembali putra-putri bangsa yang sudah terdegradasi seluruh sendi-sendi kehidupan akibat  perkembangan tehnologi yang sangat pesat dengan upaya yang maksimal yaitu dengan salah satu caranya melalui event seperti ini dan dilanjutkan dengan pengembangan pengembangan di seluruh lini pendidikan tidak hanya disekolah umum, namun yang lebih utama adalah dipondok pondok pesantren dengan pembekalan kerohanian sebagai unsur utama dalam mencegah hal tersebut diatas (Degradasi) sebab Pemuda adalah asset bangsa sebagai ujung tombak pembangunan yang harus dididik aqidah agar  berahlaqul qarimah. Hal inilah yang ingin disampaikan dalam acara puncak Milad dan Haulnya KH. Sholahuddin Kasim Pendiri pondok Pesantren  As-Shilahuddin yang ke-25 yang dilaksanakan pada hari ini, Minggu (14/05).

Dengan event seperti ini diharapkan kedepan memicu seluruh pondok pesantren khususnya yang ada diwilayah Kecamatan Pamijahan dengan harapan dapat dikembangkan ke tingkat yang lebih tinggi.

"Semua tahapan acara sudah dapat terlaksanakan dengan baik, ditutup dengan Dzikir dan Tablig Akbar bersama KH. Dede Nurul Ihsan Sebagai tuan Rumah, Alhabib hasan bin Abdul Qadir Alattas Pimpinan pondok pesantren Mahad Nurul Fata, KH Aceng Abdul Mujib S.Ag, M.Ag Pimpinan Pondok Pesantren  Paujan Garut, dilanjutkan dengan pembagian hadiah, santunan anak yatim piatu dan dhuafa dengan mengeregahkan tema Isro Mi'raj  "Momentum menteladani ahlaq Rosulullah SAW Sebagai landasan hidup"kata Pengasuh Pesantren Yopi Iskandar.

Menurut Yopi Iskandar pengasuh ponpes, tema ini di pilih sebagai perwujudan dari keprihatinan kita yang hidup di jaman kekinian.

"Mudah-mudahan dengan tema diatas menjadi pengingat kita semua terpacu untuk berlomba-lomba kearah yang lebih baik, pasti dan fositif,"katanya.

Menyinggung prestasi Santri Pondok Pesantren ini adalah dibidang ilmu agama islam dengan kemampuan Lomba adzan, mtq, MHQ (hafalan Qur'an), syahril Qur'an terdapa tujuh orang serta 3 orang bidang umum, yaitu puisi, narasi, pengarang cerita pendek. 

"Yang dibutuhkan saat ini adalah suport dan keterlibatan semua pihak untuk bersama-sama bukan hanya berfikir tapi lebih kearah kerja nyata agar semua tercipta sesuai harapan,"jelasnya.

Untuk mengisi bulan ramadhan lanjutnya, pihaknya juga sudah mengagendakan sebagai tindak lanjut Peningkatan Peningkatan Qualitas Pendidikan keagamaan Santri kilat tentang khazanah ilmu dalam satu bulan.

"Sasaran usia 6 tahun hingga umur 15 tahun, atau setara Sekolah Dasar, Wusto tingkat SLTP, Ulya tingkat SMA keatas dengan target pemahaman serta dapat di aplikasikan sebagai wujud Keberhasilan dalam Meneladani Ahlaq Rosulullah SAW sebagai landasan hidup,"urainya.

Sertifikat yang didapatkan ungkapnya, bukan sebagai pajangan tapi lebih dari itu, karena Acara ini sudah berjalan 15 tahun dan kurang lebih diikuti oleh santriawan dan santriawati yang berjumlah 74 Orang serta diikuti lebih dari 60 orang dari luar Pondok Pesantren As-Silahuddin.


"Ramadhan ini saya harap lebih meningkat lagi pesertanya," tutup Yopi Iskandar penuh semangat dan berapi-api didorong oleh jiwa mudanya.
Reportase : Ilyas/Edi

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply