Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » Diterjang Puting Beliung, Atap SMP Mujahidin Hancur

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Pamijahan 2 minggu lalu ternyata menyisahkan sebuah musibah, musibah itu menimpah atap raungan laboratorium IPA milik SMP Mujahidin pamijahan hancur berantakan akibat di terjang angin.

Akibat peristiwa tersebut, bangunan SMP yang bernaung di bawah Yayasan Mujahidin As-Salahudin yang berlokasi di Kampung Koroncong 5 RT 03/08 Desa Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Kabupateb Bogor dan yang berada satu area dengan Pondok Pesantren As-Salahudin tidak dapat di pergubakan lagi sebagaimana biasa karena kondisinya rusak parah.

Menurut Kepala SMP Mujahidin, Sukron Husnul Yaqin, kondisi ruang yang rusak parah akibat di terjang angin tersebut sudah tidak bisa dipergunakan lagi, walaupun di paksakan dikhawatirkan akan mengancam keselamatan murid maupun tenaga pengajar yang ada.

"Pun harus di perbaikin, anggaran yang dibutuhkan anggaran yang di butuhkan sekitar Rp. 250 juta, kerusakan terparah yaitu bagian atap akibat guncangan ketika tertimpa pohon yang terhempas oleh angin 2 minggu lalu,"katanya.

"Bangunan ini tertimpa pohon ketika ada hujan lebat yang disertai angin seperti puting beliung, tiba-tiba ada suara keras seperti ledakan. Ketika kami periksa, ternyata sebatang pohon menimpa bagian belakang atap bangunan. Alhamdulillah pada saat kejadian tidak ada korban jiwa karena pada saat kejadian karena sedang tidak dipergunakan untuk belajar hanya alat-alat laboratorium saja,"ucapnya.

Menurutnya, genting atap bangunan tersebut sengaja diturunkan karena khawatir ada angin susulan.

"Itu sengaja kami turun kan karena khawatir ada angin susulan, hanya untuk antisipasi aja. Padahal masih banyak kebutuhan siswa yang belum dapat dipenuhi yaitu MCK, lapangan olahraga, ditambah lagi lab IPA yang tertimpa material pasca Angin menghantam dahan ke atap bangunan,"sesalnya.

Dikatakannya bahwa masalah ini sudah ditembuskan kepada UPT Finas Pendidikan namun hingga sampai saat ini belum ada tidak lanjut.

"Kami mohon agar disampaikan kepada BPBD Kabupaten Bogor agar kiranya dapat solusi demi kenyamanan untuk melanjutkan proses belajar mengajar,"ucapnya penuh harap.
Reporter : Mohamad Ilyas SH
Photography: Edi junaedi

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply