Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » Arus Modernisasi MenDEGRADASI Generasi Bangsa

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Modernisasi kini melanda Dunia yang sudah sangat memprihatinkan bahkan mungkin berada dititik nadir, sehingga generasi muda harus segera diselamatkan, salah satu cara yang sejak 25 tahun yang silam sudah dilakukan Oleh KH. Sholahidin Hasim melalui pondok pesantren As-shilahuddin yang kini dipimpin Putranya KH. Dede Nurul Iksan dengan menggelar "Haul KH. Sholahuddin Kasim serta Milad Pondok Pesantren Asshilahuddin yang ke-25".

Kegiatan yang rutin  dilakukan setiap tahun ini, karena wujud baktinya kepada orang tua yang bercita-cita mulia dalam mencerdaskan kehidupan putra bangsa sebagai generasi penerus perjuangan, mampu bersaing dan berdaya guna khususnya di jalan agama Allah yang sesuai dengan Alqur'an dan hadits serta sunah Nabi Muhammad SAW bahkan mampu bergaul di tataran internasional dalam kerangka NKRI.

"Semua rangkaian kegiatan ini bernuansa islami dengan tujuan menggali potensi muda mudi dalam hal kerohanian islami yang kini berhadapan langsung dengan situasi dan kondisi dunia yang sangat modern (Era Globalisasi) akibat canggih dan pesatnya perkembangan suatu tehnologi akan berdampak pada semua sektor dan seluruh nadi kehidupan masyarakat yang utamanya kaum muda/i bangsa ini, untuk mengantisipasi dan membentengi akan hal tersebut,"ucap Ustz  Sukron Husnul Yaqin (Emon).

Wakil Pimpinan Pondok Pesantren sekaligus kepala Sekolah Asshilahuddin  yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Mujahidin yang beralamat di Kampung Koroncong 5 RT 03/08 Desa Pamijaha Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor ini mengatakan, degradasi yang kita lihat dan rasakan  saat ini sudah cukup memprihatinkan, ini butuh perhatian extra dari kita selaku pendidik
"Puncak Acara besok hari sabtu dengan memberikan hadiah berupa trophi dan uang pembinaan serta ditutup dengan Acara Isro Mi'raj". Papar ustz Sukron kepada bidiknusantara.com.

Di ruangan terpisah, Gandi sebagai ketua panitia Menjelaskan, acara ini dimulai pada hari Rabu 10 Mei hingga Sabtu 13 mei 2017, dari pukul 09:00 sampai dengan selesai.

"Adapun acara ini terdiri dari
1. Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ)
2. Ceramah (Dakwah)
3. Tahfidz Qur'an
4. Marawis
Dengan kriteria penilaian sistem gugur melalui kriteria Penilaian Tajwid, mahroj, hafalan, lagu/variasi, materi, thema, gaya, pembawaan (pada saat berada dipanggung), Penampilan atau koreografer,"urainya.
Repoorter Ilyas/Edi

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply