Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » » Terharu, Ibu Ini Menangis Saat Menerima BTT Dari BPBD Kabupaten Bogor

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Neneng Burniah (45), warga Citatah RT 04/03, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor menangis haru saat menerima dana bantuan tidak terduga (BTT) senilai Rp 15 juta. Dana tersebut diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Badan Penanggulangan Bencana (BPBD), untuk korban bencana, Selasa (25/4/17).

"Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada pemerintah. Uang ini akan saya pakai untuk nambahin betulin rumah saya yang habis terbakar," ujarnya sambil menahan isak tangis saat menerima dana bantuan yang diserahkan langsung oleh Kepala bidang kedaruratan dan logistik.

Dia mengaku, selain dana BTT , sebelumnya telah menerima bantuan berupa sembako, pakaian dan perlengkapan kebutuhan dasar lainnya dari BPBD. "Sebelum dapat dana bantuan, saya sudah dikasih sembako, pakaian, selimut dan lainnya," ungkap Neneng, didampingi Lurah Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan itu, Kepala bidang kedaruratan dan logostik, K.M. Sumardi, S.Sos, M.Si menjelaskan, dana bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat korban bencana yang terjadi pada bulan nopember 2016 sebanyak 184 KK di 23 Kecamatan di Kabupaten Bogor yang terjadi pada bulan Nopember 2016 dengan total anggaran sebesar Rp 1,141 miliar dari APBD Kabupaten Bogor.

"Data yang tercatat pada bulan Nopember 2016 lalu, ada 184 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 698, 70 rumah mengalami rusak berat dan 118 rumah terancam akibat bencana yang terjadi di 23 kecamatan. Untuk nilai bantuan yang diberikan kepada para korban, yaitu sebesar Rp 5 juta rupiah bagi yang kondisi rusak sedang, dan Rp 15 juta bagi korban yang kondisi rumahnya rusak berat," tuturnya.

Ia mengimbau, agar bantuan tersebut digunakan sesuai dengan peruntukannya. Disamping itu, pengambilan dana bantuan teraebut juga tidak dapat diwakilkan oleh pihak lain serta memiliki batas waktu yangvtelah ditentukan yakni, selama 3 hari.

"Kalau lewat dari 3 (tiga) hari mereka belum mengambil dana bantuan ini, maka kami akan kembalikan uang tersebut ke Kas Daerah. Untuk proses  pengambilannya tidak bisa diwakilkan, penerima harus sesuai dengan KTP dan data yang tercantum pada Kartu keluarga," pungkas Pria yang pernah menjabat sebagai Auditor Madya pada Kantor Inspektorat Kabupaten Bogor.
Reporter: Sum/Ibra

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply