Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » » Solidaritas Aktivis Untuk Kesehatan Desak RSUD Leuwilang Pulangkan Bayi Nyonya Khumaeroh.

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang diduga menahan seorang bayi anak dari Bapak Ade dan Nyonya Khumaeroh warga  Kampung Cikoan RT 001/009 Desa Cibening, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Menurut para aktivis yang bergabung dalam kebersamaan dan solidaritas untuk masyarakat bogor dalam membantu masyarakat utamanya dalam hal kesehatan.

Seperti diungkapkan Denti dari SPRI, pemerintah harus bertanggung jawab atas ketidak mampuan masyarakat membayar administrasi dan dia berharap pemerintah juga harus lebih maksimalkan sosialisasi program-program pemerintah yang berhubungan dengan layanan kesehatan seperti aturan main BPJS supaya kasus seperti Nyonya Khumaeroh tidak terulang lagi.

"Pemerintah bertanggung jawab atas ketidak mampuan masyarakat membayar administrasi dan lebih dimaksimalkan sosialisasi program program, khususnya program masyarakat tentang kesehatan karena selama ini semua sangat jauh dari harapan dan keinginan,"katanya.
Buyung menambahkan bahwa acuan rumah sakit melewati batas tiga hari BPJS belum juga di urus otomatis pasien tersebut masuk sebagai pasien umum.


"Karena acuan rumah sakit, biasanya kalau lewat tiga hari BPJS belum juga diurus itu bisa jadi umum, tapi karena ketidak tahuan masyarakat terjadilah hal seperti ini. Harusnya dalam sosialisasi bisa dijelaskan bagai mana idealnya ditempuh secara prosedural, ada persoalan memang pada titik tertentu. Kita kerap mendapat pengaduan yang non prosedural karena ketidaktahuan dan ketidak mampuan dalam bidang keuangan,"kata Buyung.


Sementara dikatakan Ruhiyat, sederhananya, bagaimana kita mengubah paradigma antisipasi dengan mengawal sistem karena ini akan terus terjadi ketika polanya pemadam kebakaran.


"Kita tetap mendorong persoalan ini, dan saya harap ini akan ada titik temu bahkan yakin ini bisa diselesaikan jika bertemu dengan Dirut, sayapun sangat berharap kedepan sistemnya lebih dimudahkan dengan cara mengoptimalkan transformasi informasi sehingga semua komponen masyarakat dapat dengan mudah memahaminya,"ungkap Ruhiyat
Reporter: M. Ilyas

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply