Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » Situs Badigul Rancamaya Bukan Makam Raja, Melainkan Hanya Petilasan

Foto: Dokumen Abah Deden saat menyambangi Situs Badigul Rancamaya
Sejumlah Budayawan Bogor saat ini akan melakukan napak tilas terhadap keberadaan Gunung Badigul yang berada di Kawasan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor dimana sebagian kelompok budayawan menyakini Situs sejarah Badigul yang saat ini berada di kawasan perumahan elit Rancamaya merupakan makan(kuburan) Raja Padjajaran.

Beberapa kelompok budayawan belakangan ini gencar melakukan penelusuran sejarah mencari kebenaran cerita dari berbagai sumber baik melalui tanda-tanda keberadaan sejarah peradaban masa kejayaan Kerajaan Padjajaran maupun melalui ilmu penelitian.

Akibatnya muncul berbagai versi bahwa situs Badigul adalah sebuah tempat makam Raja Padajajaran dan ini di patahkan oleh salah satu tokoh masyarakat adat Deni Sadikin Yudakusumah yang mengatakan bahwa Situs atau Gunung Badigul bukan makam Raja Pajajaran melainkan sebuah tempat Tafakur atau petilasan saja.

Tempat ini kata Abah Deden (Sapaan akrabnya) yang juga sering ke badigul saat masih ada kuncen nya (mang Oding) sebelum ada perumahan rencananya,  bahwa Badigul tempat dimana sang raja melakukan pertapaan setelah memberikan kekuasaan kepada putra mahkota sebagai penerus kerajaan untuk memerintah Padjajaran.

"Disinilah tempat sang raja melakukan semedi setelah usai memerintah kerajaan dan mewariskan tahta kerajaan kepada penerusnya. Tempat ini dijadikan tempat menghilang (ngahiang-sunda-red) dan tidak lagi mengurusi urusan pemerintahan,"tutur Abah Deden saat di jumpai di kediamannya beberapa waktu lalu.

Lanjut Abah Deden mengisahkan dari cerita sejarah yang ia ketahui, dahulu tempat ini merupakan sebuah perbukitan yang di kelilingi telaga buatan SriBaduga yang tercatat di batu tulis, bernama telaga Maharena Wijaya, namun seiring proses alami alam sungai tersebut mengering hingga tak terlihat saat ini.


"Bila ada yang mengatakan bahwa Situs Badigul merupakan makam(kuburan) Raja Padjajaran, harus membuka kembali catatan sejarah yang ada, jangan hanya berdasarkan satu sumber tetapi harus dari berbagai sumber, sehingga generasi tidak salah menafsirkan keberadaan sejarah,"tuturnya menyarankan.
Reporter: Sumburi

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

3 komentar:

  1. Kalo lihat buku terbitan pemda Bogor, Rancamaya memang Pusat Peribatan dan Makam Raja2 Sunda. Termasuk abu jenazah Sri Baduga sesudah proses upacara kremasi dan sebagian lain dibagi ke sekitar 50 negara bagian. Daripada berdebat mungkin perlu dibuktikan dengan bantuan peralatan elektronik yang mumpuni on the spot. Dan dihadiri oleh saksi dari kab-kota sejabar yang independen.

    BalasHapus
  2. Sekarang cuma jadi salah satu hole area lapangan Golf, Hayuh Penguasa Jawa Barat Pemda Jabar, Banten Wakil Rakyat perjuangkan dan pertahan kan Bukit Badigul seperti sediakala. Ingat masa depan anak cucu jawa barat dan banten ada ditangan anda. Jangan biarkan mereka pareum obor.

    BalasHapus
  3. Dahulu Di Rancamaya adalah taman indah (situs Batu tulis juga memuat): Ada bukit badigul dengan pohon palm nya, air terjun mini disekitarnya dan hutan samida disekelilingnya, dimasa pemerintahan SriBaduga dan sebelumnya. Sesudah kekuasaan Pajajaran redup maka pada masa dekade dekade berikutnya semakin tidak terurus. Sebagian pejabat Pemerintah Jabar yang terlalu asyik masa itu dan parem obor sudah sempat puas dengan menyebut daerah Rancamaya sebagai daerah angker, meskipun sebagian kecil tidak. Puncaknya saat datangnya investor yang membeli area kebanggaan bangsa Sunda dan dikuasai secara sah hingga saat ini. Hilang lah kebanggaan rakyat Sunda dan menjadi milik masyarakat mana saja (yang mampu). Bukit Badigul yang elok menjadi lapangan golf. Itu kah bakti mu pada leluhur mu sendiri wahai suku sunda?

    BalasHapus