Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » » Kantor BPBD Kabupaten Bogor Di Guncang Gempa

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Gempa berkekuatan 6 skala richter mengguncang wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Rabu (26/4/17). Kejadian tersebut membuat panik para pegawai lembaga dan instansi di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bogor, salah satunya Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang terletak di Jalan Raya Tegar Beriman, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong. Seluruh Staf dan Pegawai langsung berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri, sementara beberapa orang lainnya terjebak didalam gedung.

Gempa yang terjadi mengakibatkan kerusakan terhadap bangunan di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, bahkan dampak dari gempa besar itu mengakibatkan terjadinya sejumlah bencana diantaranya, kebakaran, longsor, bangunan runtuh, pergeseran tanah. Puluhan Tim Reaksi Cepat dari BPBD, Petugas pemadam kebakaran serta relawan siaga bencana langsung terjun ke sejumlah titik lokasi bencana untuk melakukan upaya penyelematan, penanganan korban bencana melakukan pendataan dampak kejadian serta mengkoordinasikan dengan lintas instansi terkait.

Kasi kesiapsiagaan pada BPBD Kabupaten Bogor, Budi Aksomo menjelaskan, hal itu hanya sebuah simulasi dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional yang di canangkan oleh Presiden Republik Indonesia sekaligus memperingati 10 tahun BPBD Kabupaten Bogor. 

"Dalam kegiatan itu, BPBD melibatkan unsur TNI, Polri, serta seluruh komponen masyarakat yang terlibat dalam penanganan bencana. Kami juga pinjam mobil tangga milik Dishub untuk menyelamatkan korban yang terjebak didalam gedung" kata Budi Aksomo, saat ditemui diruang kerjanya usai melaksanakan kegiatan simulasi.

Selain itu, lanjutnya, simulasi yang dilakukannya itu sebagai upaya meminimalisir korban jika terjadi bencana gempa di suatu gedung bertingkat juga untuk melatih ketangkasan para petugas tentang bagaimana cara mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam gedung hingga menyelamatkannya ke tempat yang aman. 

"Sehingga, para personel BPBD ini bisa terlatih saat menghadapi situasi darurat seperti itu, karena sebagus apapun menangani bencana, ketika terjadi korban hasilnya akan sia-sia," ungkapnya.

Disamping kegiatan simulasi, Budi mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melaksanakan kegiatan pelatihan penanggulangan bencana berbasis masyarakat khususnya diwilayah yang dinilai rawan bencana diantaranya, wilayah barat, timur dan selatan Kabupaten Bogor.

"Mulai tanggal 2 Mei 2017 akan melakukan pelatihan berbasis masyarakat di beberapa kecamatan diantaranya, Pamijahan, Sukajaya, Cigudeg, dan Cigombong yang melibatkan masyarakat setempat dengan kriteria usia maksimal 45 tahun serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi secara sukarela dan siap menjadi relawan atau satgas bencana baik di desa mau pun kelurahan," urainya.

Menurutnya, dengan jumlah 60 personil TRC yang ada saat ini pihaknya masih kekurangan dibandingkan luas wilayah Kabupaten Bogor yang terdiri 40 Kecamatan dan tercatat 24 keamatan sebagai daerah rawan bencana. "Ketika terjadi bencana dalam hari dan waktu yang bersaman, kami mengalami kendala akibat keterbatasan jumlah personil seperti yang terjadi belum lama ini. Selain itu, keterbatasan kendaraan operasional juga menjadi salah satu faktor penghambat," pungkas Budi Aksomo.
Reporter: Sumburi/Ibra

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply