Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » GMPBB Gelar Aksi Simpatik Dua Ribu Tanda Tangan, Kritisi Buruk Pelayanan RSUD Leuwiliang

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Akibat banyak nya keluhan dan kekecewa'an masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang buruk di RSUD Leuwiliang, membuat Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor Barat (GMPBB) tergugah untuk melakukan aksi simpatik galang dua ribu tanda tangan sebagai bentuk kekecewaan dan keresahan terhadap pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang yang juga milik Pemerintah Kabupaten Bogor.

Kordinator Aksi 1, Erik Setiawan mengatakan, aksi tersebut dilakukan karena pelayanan RSUD Leuwiliang jauh dari kata baik. Oleh karena itu, ia melakukan aksi simpatik galang tanda tangan dengan cara longmarch dari jembatan Leuwiliang hingga Perumahan BTN sambil mengumpulkan tanda tangan dari masyarakat sekitar yang sama-sama kecewa terhadap kinerja pelayanan rumah sakit.

"Kurang lebih sekitar 500 tanda tangan dari masyarakat sudah terkumpul," ujarnya Kamis (20/04).

Ia melanjutkan, sebanyak dua tuntutan dibawa dalam aksi tersebut, diantaranya kinerja pelayanan yang buruk dan proses BPJS yang tidak jelas. Rencananya tanda tangan yang telah didapatkan akan dibawa ke Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor agar ditindak lanjuti.

"Jika aksi hari ini tidak ada tanggapan dari Pemerintah Daerah saat kita lakukan aksi di Pemda nantinya, maka massa akan melakukan aksi menginap,"tegasnya.

Sementara itu Kordinator Aksi 2, Hasyemi Faqihudin mengungkapkan dengan hasil tandatangan masyarakat yang secara tidak langsung juga merasa kecewa, ia berharap agar pihak RSUD dapat memperbaiki kinerja serta manajemennya.

Bilamana tidak ada perubahan juga, maka akan melanjutkan aksi tersebut ke tingkat Kabupaten Bogor.

"Persoalan BPJS yang paling parah karena seperti ada sekat-sekat. Jadi seperti yang lebih mementingkan regulernya saja daripada pasien BPJS,"tukasnya.

Terpisah, Direktur Utama RSUD Leuwiliang Wiwik menuturkan, keluhan -keluhan yang masuk itu menjadi masukan yang positif untuk selalu meningkatkan kinerja rumah sakit.


"Beberapa masalah atau keluhan dan masalah itu sebagai bahan untuk dievaluasi dan dikaji untuk mengupayakan apa solusi untuk penyelesaiannya," pungkasnya.
Reporter: Sum/Ilyas 

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply