Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » » » » Berhasil Keluar Dari RSUD Leuwiliang, Bayi Nyonya Khumaeroh Kini Sudah Dalam Pelukan Sang Ibunda

Bayi Nyonya Khumaeroh saat keluar dari RSUD Leuwiliang Bogor
KAB.BOGOR-BidikNusantara
Advokasi yang dilakukan para aktivis yang bergabung dalam kebersamaan dan solidaritas untuk masyarakat bogor terkait persoalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang yang diduga menahan seorang bayi anak dari Bapak Ade dan Nyonya Khumaeroh warga Kampung Cikoan RT 001/009 Desa Cibening, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor akhirnya membuahkan hasil karena sang bayi dapat kembali dalam pelukan sang Ibunda, Rabu (19/04).

Akhirnya pihak rumah sakit meminta maaf kepada pihak keluarga pasien Yang di wakili oleh Kepala Seksi Asuhan dan Mutu Kepegawaian, Helmi Adam yang i dampingi Heti. Dalam kesempatan itu, Helmi mengatakan bahwa permasalahan tersebut adalah masalah komunikasi yang belum tersosialisasikan kepada masyarakat, Dia berharap kepada aktivis dan wartawan dapat membantu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bagaimana prosedur rumah sakit dengan BPJS.

"Ini hanya masalah komunikasi aja yang sampai saat ini belum tersosialisasikan dengan baik, besar harapan kami teman-teman aktivis dan para wartawan dapat membantu mensosialisasikannya kepada masyarakat. Jadi sebetulnya hari ini masih bisa di tempuh pembuatan BPJS anak, tapi sebagai bentuk permintaan maaf pihak rumah sakit menanggung semua biaya yang timbul akibat dari persoalan ini,"ucapnya.

Sementara Denti dari SPRI merasa lega karena perjuangan teman-teman aktivis yang bekerjasama dengan semua pihak membuahkan hasil. 

"Alhamdulilah perjuangan kawan-kawan aktivis berhasil dan selanjutnya harapan ada kerjasama dari semua pihak untuk mengawal, mensosialisasi apa saja yang menjadi hak dasar warga, karna menuangkut hajat warga banyak terutama  warga kabupaten Bogor. Ini bisa menjadi barometer Gagalnya menjadi kabupaten termaju di Indonesia, apabila salah satu program tidak dapat terpenuhi dan dilaksanakan,"tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh ruhiyat Sujana, pihaknya akan berjuang bersama-sama akan mengupas tuntas persoalan kesehatab dari hulu ke hilir.

"Kita berjuang sama-sama untuk membedah dan kupas tuntas persoalan kesehatan mulai dari hulu sampai hilir, agar tidak ada lagi masyarakat miskin yang terdzolimi dan tersosialisasikan secara terencana program pemerintah di bidang kesehatan sehingga masyarakat dapat memahami dengan baik, tujuannya adalah agar kasus semcama ini tidak terjadi lagi seperti dilami Nyonya Khumaeroh,"tegasnya mengakhiri.
Reporter : Ilyas

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply