» » » » » » » » » Wisata Alam Gunung Pancar Tawarkan Kesejukan Rimbunan Hutan Pinus

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Wilayah Kabupaten Bogor dengan memiliki alam pengunungan di bawah kelolan Perhutani dan Kawasan konserasi Taman Nasional tidak diragukan lagi dengan potensi wisata alam hampir diseluruh wilayah Kabupaten Bogor, salah satunya adalah wisata alam kawasan Koservasi Tamana nasional Gunung Pancar dapat menarik minat siapapun untuk datang ketempat ini untuk menikmati kesejukan dibawah rimbunan hutan pinus.

Dibawah kelolah PT. Wahana Wisata Indah (PT.WWI) kawasan ini menyediakan berbagai fasilitas bagi wisatawan baik lokal maupun manca negara, fasilitas yang disediakan oleh pengelola kawasan ini antara yaitu fasilitas super cam yang dapat menampung ratusan pengujung dan sangat cocok bagi kegiatan outbound bagi perusahaan atau instasi yang ingin menyelenggarakan gathering di tempat ini.

Begitu diucapkan oleh Humas PT. WWI, Bayu Anwar Permana saat menyambut rombongan Frm Trip Jurnalis yang di selenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dengan membawa sebanyak 25 media baik cetak,Televisi dan online, Selasa (07/03).

Menurut Bayu Anwar Permana, jumlah kunjungan ke obyek wisata ini mencapai 500 orang perminggu untuk corporate dan goverment dan juga beberapa wisatawan mancanegara seperti Korea.

"Fasilitas yang kami sediakan bukan hanya untuk corporate atau goverment juga kami sediakan privat camp dan masih banyak lagi pilihan fasilitas lainnya yang di sediakan,"katanya.

Dikatakan Bayu, untuk dapat menggunakan fasilitas di lokasi ini, calon wisatawan harus melakukan booking 2 atau 3 bulan sebelumnya mengingat banyak peminat.

"Untuk kegiatan kami menyesuaikan keinginan pengujung seperti game-game, outbound dan lain-lain, tentunya dengan jaminan keamanan serta kenyamanan bagi pengunjung,"ujarnya berpromosi.
Sayangnya, rombongan tidak bisa menikmati kawasan pemandian air panas wilayah tersebut karena menurut informasi dari Humas PT.WWI beda pengelola.


Diwilayah ini juga masih banyak ditemui kerancuan bagi wisatawan karena adanya retribusi double yang mengatasnamakan masyarakat sekitar, karena wisatawan tidak bisa membayar satu pintu melainkan beberapa pintu retribusi dengan tarif yang berbeda. Hal ini perlu dibangun komunikasi pihak pengelola dengan masyarakat setempat berikut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata agar dapat memberikan kenyamanan bagi wisatawan serta keberadaan obyek wisata di wilayah ini mampu memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat setempat.
Reporter: Sumburi

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply