» » » » » » » Warga Babakan Serempet Tolak Alat  Berat Lewat Jalin.

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Warga Kampung Babakan Seremped RT 04/09, Desa Bantar Jaya, Kecamatan Rancabungur menolak jalan lingkungan (Jalin) diwilayah mereka di lalui oleh alat berat proyek nornalisasi proyek setu babakan, pasalnya warga khawatir akibat di laluinya jalan tersebut oleh alat berat nantinya akan menyebabkan jalan rusak bahkan yang lebih parah lagi takut ada rumah warga yang retak karena guncangan dari alat berat tersebut.

" Saya bukan tidak membolehkan alat berat lewat jalan ini tapi yang saya takutkan jika jalan rusak siapa yang akan bertanggung jawab membangun kembali, namun jika pihak pengembang proyek bertanggung jawab membetulkan kembali silahkan saja jadi saat ini dari pihak PT.Langsa Indah Lestari belum ada kesepakatan bahkan belum ketemu dengan kami warga disini," papar Ali kepada Bidiknusantara.com, Selasa (07/03).

Lanjut Ali menagatakan, pihaknya juga minta agar warga yang dekat dengan proyek dilibatkan sebagai tenaga kerja jangan jadi penonton saja.

"Jangan ngambil dari luar sementara warga yang dekat tidak di libatkan namun yang intinya warga tidak menghalangi proyek pemerintah namun permasalahan yang ada agar di selesaikan karena selaku warga saya ingin proyek berjalan dengan kondusif, karena proyek pemerintah tetap saja yang menjalakannya pihak ketiga yang nota benenya pemenang tender atau rekanan alias swasta," tambahnya.

Jakaria warga lainnya mengeluhkan hal yang sama. "Seharusnya pemdes jangan diam saja minimal mereka mengayomi kami dan di sini saya tegaskan jalan sepanjang 700 x 4 meter ini bukan di bangun oleh pemdes tapi oleh warga dengan swadaya, serta tanah yang di pake jalan murni hibah dari warga jadi wajar kami keukeuh tidak mengizinkan alat berat lewat jalan ini sebelum ada kesepakatan," ujar Jakaria.

Sementara Icah (67) mengeluh karena tanahnya seluas 800 meter persegi yang tiap tahunnya selalu bayar pajak terkena proyek normalisasi. Padahal kata Icha, tanah yang ia miliki hasil membeli dari tetangganya di buktikan dengan secarik surat Segel yang di keluarkan Pemdes Bantar Jaya.

"Saya pernah mengadukan ke aparat setempat kenapa tanah saya kena padahal ada surat dan bukti bayar pajak tapi kata orang tersebut jangan ditunjukan suratnya bu nanti ibu bisa kena hukum, saya jadi takut sampai sekarang, kok saya cuma menunjukan surat akan di hukum," ujar Icah dengan sesekali menyeka air matanya yang berlinang.


Saat Bidiknusantara.com akan meminta keterangan kepada pihak PT.Langsa Indah Lestari, bedeng yang nota benenya sebagai kantor sementara tidak ada satupun perwakilan dari pihak penyedia jasa yang dapat di mintai keterangan sampai berita ini di turunkan.
Reporter: ISP

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply