» » » » » » » Kos - Kosan Di Alih Pungsikan Jadi Panti Pijit

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Kembali maraknya Tempat Hiburan Malam (THM) di kawasan Kemang mendapat sorotan dari Camat Nana Mulyana. Bukan hanya THM yang marak namun panti pijit yang disinyalir dijadikan bisnis mesum kian marak karena banyaknya rumah kos - kosan yang dialih pungsikan jadi THM dan Panti Pijit.

"Saya sudah dapat informasi bahwa THM yang di Gang Yuli Desa Pondok Udik pemilik tanahnya warga setempat yang di sewakan kepada pengusaha THM," terang Camat Nana kepada Bidiknusantara.com Selasa (14/03).

Nana menjelaskan akan melakukan pendekatan terhadap pemilik tanah yang di sewakan,  jika pemilik tanah yang di atasnya berdiri bangunan THM tidak disewakan otomatis tak ada THM yang di bangun setelah pembongkaran.

"Saya selaku camat akan terjun langsung melakukan pendekatan terhadap pemilik tanah, saya dapat kabar juga di gang yuli pemilik tanahnya hanya satu orang maka ini akan memudahkan saya melakukan pendekatan," papar Nana.

Sementara Ustad Samsudin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Pondok Udik angkat bicara terkait tiga Panti pijit yang berlokasi di seputar Gang Yuli, tadinya kos - kosan yang di sulap atau di alih pungsikan.

"Sangat aneh pemilik kosan membiarkan tempatnya di jadikan panti pijit dan tidak menutup kemungkinan jadi tempat praktek prostitusi terselubung dan papan panti pijit hanya bagian dari kamuflase saja, saya minta agar ada tindakan dari pemerintah karena mereka para pengusaha hitam bukan orang pondok udik tetapi para pendatang," terangnya.

Masih kata Ustad Samsudin," Ini sebagai bentuk kurang pengawasan dari pemerintah terutama dari Satpol PP Kabupaten Bogor dan Pengawas bangunam apalagi kemang sering di bongkar bangunam THM dan Panti Pijitnya, harusnya kedua lembaga kepanjang tangan dari pemeeintah kabupaten tersebut mengecek izin mendirikam bangunan (IMB) dari kos - kosan tersebut, tegakan aturan yang berlaku," tambahnya.

Terkait banyaknya kos - kosan yang di alih pungsikan jadi panti pijit dan tempat karoke yang menyuguhkan pemandu lagu (PL) dan miras, Kades Pondok Udik, M.Sutisna akan memanggil pemilik kos - kosan.

"Saya akan panggil pemilik kos - kosan kenapa di biarkan tempat yang di sewa untuk tempat tinggal malah di jadikan tempat usaha mengumbar syahwat, apalagi gang tersebut sebagai sumber THM yang kerap di bongkar jika terus begini citra dari desa ini tidak akan pernah ada bagusnya," tegas Kades.


Dari pantauan bidiknusantara.com pemilik Kos - kosan yang di jadikan tempat karaoke dan panti pijit memiliki puluhan tempat kos-kosan di gang yuli, dan dari sumber yang dapat di pertanggung jawabkan dia juga pemilik tanah yang di sewa oleh para pengusaha THM di gang yuli.
Reporter: Supriatna/mun.








About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply