» » » » » » » » » Kepala Desa Terpilih Agar Fokus Membangun Desa Dan Mengemban Amanah Dari Masyarakat

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Pilkades serentak di Kabupaten Bogor telah usai dilaksanakan, seluruh kepala desa yang memenangkan pemilihan agar fokus membangun desa. Harapan masyarakat desa bertumpu pada kehadiran kepala desa untuk membawa desa ke arah yang lebih baik.

Kepala desa adalah sosok masyarakat dari warga desa itu sendiri yang diyakini akan mampu membawa berbagai permasalahan di desa untuk perbaikan. Peran kepala desa sangat menentukan maju mundurnya sebuah desa. Untuk itu bagi kepala desa yang telah terpilih diharapkan agar menghargai amanah yang diserahkan oleh seluruh masyarakat itu kepadanya.

Seorang kepala desa yang telah memenangkan pertandingan, akan segera memulihkan keadaan kepada posisi semula. Kades terpilih tidak lagi hanya milik masyarakat yang memilihnya saja, melainkan telah menjadi milik semua masyarakat desa. "Tidak adalagi perbedaan pemilih di mata kades"

Masa-masa pemilihan itu harus diakhiri saat penentuan pemenangnya, sehingga keberadaan sang kades tidak hanya menguntungkan sepihak atau segolongan yang mendukungnya saja, melainkan harus menjadi figur pemimpin yang mengayomi seluruh masyarakatnya.

Pemilihan kepala desa (Pilkades) yang dilakukan secara serentak di 36 desa se-Kabupaten Bogor itu, merupakan pesta demokrasi di tingkat desa yang berjalan aman dan lancar, penuh rasa kekeluargaan. Peran kepala desa juga harus menjadi sosok pertama yang akan memberikan pemikiran positif dalam membangun desa. Kepala desa harus mampu mempersatukan seluruh warga desa untuk mendukung pembangunan selama memangku jabatan 6 tahun kedepan. Posisi kepala desa yang nota bene sebagai wakil bupati di desa itu harus mampu memberikan pencerahan tentang program pembangunan yang akan dilakukan di desa-desa itu.

Program pembangunan tidak hanya bersifat pembangunan fisik saja, melainkan juga menyangkut mental, spritual dan juga rasa cinta damai serta sifat patriotik dalam kecintaan pada negara. Sehingga kepala desa nantinya tidak hanya mengurusi pembangunan infrastruktur belaka, melainkan juga terlibat dalam pembangunan kerohanian, akhlak dan etika masyarakat.

Sebab dewasa ini kecintaan terhadap bangsa dan negara kian terkikis oleh derasnya perkembangan dan kemajuan zaman. Anak-anak didik tidak begitu takut lagi kepada sang guru. Demikian juga anak-anak di rumah sudah kurang segan kepada orang tuanya sendiri.

Semua itu memang tanggungjawab kita bersama terutama para orangtua, namun juga tidak terpelpas dari tanggungjawab pemerintahan. Mulai dari pemerintahan desa, kecamatan hingga kabupaten, provinsi bahkan juga menjadi tanggungjawab moral dari pemerintah pusat. Untuk itu desa sebagai ujung tombak dalam hirarki birokrasi pemerintahan juga dituntut agar mampu menjawab tantangan masa depan yang dirasakan semakin komplit dan berat itu.

Disinilah peran seorang kepala desa yang dengan kepiawasiannya dapat merangkul berbagai elemen dan komponen masyarakat untuk secara bersama-sama memiliki tanggungjawab. Jadi, tidak hanya tanggungjawab dalam membangun infrastruktur desa saja, melainkan juga untuk memantapkan tanggungjawab berbangsa dan bertanah air.

Dosamping itu, Kepala desa juga harus mampu memetakan desanya termasuk merencanakan penggalian potensi yang dimiliki oleh desa. Potensi dimaksud tidaklah semata berkutat pada potensi sumber daya alam saja, melainkan potensi SDM yang ada juga harus dijadikan asset dalam memajukan desa.

"Sebab dengan potensi SDM masyarakat di desa dengan pendekatan dan kemasan yang tepat, maka potensi SDM tersebut juga akan menghadirkan kajayaan dan masa depan yang lebih baik bagi kemajuan desa".

Katakanlah seperti pada potensi industri rumah tangga, kesatuan dalam usaha koperasi simpan pinjam dan lain sebagainya, yang jika dipadu dari segenap masyarakat desa maka hal itu menjadi sebuah kekuatan yang dahsyat untuk membangun  dan mensejehterakan masyarakat desa.

Desa-desa yang ada di Kabupaten Bogor, memiliki keunggulan dari berbagai potensi yang ada. Potensi perairan, pertanian dan perkebunan serta peternakan maupun koperasi masih belum ditangani secara keseluruhan. Untuk itu, diharapkan bagi kepala desa yang terpilih menjadi sosok pemikir dan perencana dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat yang ada di desa. 

"Disinilah peran  kepala desa dituntut agar terus berinovasi dalam memajukan desa. Lakukan pendekatan secara personal dengan berbagai instansi vertical maupun horizontal dalam program membangun desa. Sehingga desa yang sebelumnya gersang dan sepi diharapkan dikembangkan dengan sentuhan teknik dan seni untuk membangun kebersamaan dalam membangun kemajuan".

Kepala desa juga berperan sebagai manajer yang dapat mensinergykan potensi yang ada menjadi sebuah kekuatan yang cinta dan mau membangun desa. Ingatlah pembangunan yang akan dilakukan ke depan, selain menuju desa mandiri dan berkedaulatan penuh masa depan menjanjikan, desa juga ke depan tidak untuk ditinggalkan lagi. Namun desa nantinya akan menjadi sebuah tujuan wisata juga investasi dalam ruang lingkup keluarga juga dilingkup komersial. Karena sejak lama orang kota selalu kepingin dan mencari ketenangan suasana asri yang ada di berbagai pedesaan.

"Untuk itu, desa dimasa datang harus berbenah diri menjadi desa yang sehat, nyaman untuk dihuni. Tersedianya sarana dan prasarana dasar, seperti jalan, air bersih, listrik, serta fasilitas umum lainnya dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

"Selamat Kepada Seluruh Kepala Desa Yang Terpilih Dalam Pilkades Serentak 12 Maret 2017"
Oleh : Ibra Hermawan (Pemimpin Redaksi Tabloid Wira Desa)

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply