Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » » Soal Penyalagunaan Dana PIP Oleh Kepala SDN Cipayung Girang Satu, UPT Pendidikan Megamendung Bungkam

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Terkait dugaan penyelewengan dana bantuan siswa miskin (BSM) oleh Kepala SDN Cipayung Girang Satu melalui Program Indonesia Pintar (PIP) pihak UPT Pendidikan Kecamatan megamendung, Kabupaten Bogor masih sulit ditemui. Ketika didatangi kantor UPT sambutan pegawai UPT terlihat dingin seolah tidak mau menerima kunjungan wartawan, Rabu (03/08).

Kedatangan wartawan untuk meminta keterangan terkait dugaan penyalagunaan wewenang oleh Kepala SDN Cipayung Girang Satu, Ani Rahmawati yang telah mencairkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) pada tanggal 24 Februari 2016 sementara dalam masa pencairan tersebut wali murid tidak mengetahui dan setelah di desak oleh wali murid pada bulan awal Juni lalu dengan bukti pencairan dari Bank BRI barulah Kepala sekolah mengakui bahwa dana tersebut sudah dicairkan sejak Febuari lalu. Hal ini dikemukakan oleh wali murid seperti yang di beritakan sebelumnya

Setelah masalah ini diadukan oleh wali murid kepada UPT Pendidikan Kecamatan Megamendung baru ditindak lanjuti, namun ketika diminta konfirmasi pihak UPT seolah dingin dalam menanggapi permasalahan ini, sebab setiap kali hendak ditemui pihak UPT selalu berkelik dengan alasan kepala UPT sedang keluar. "Kepala UPT nya sedang keluar pak," kata salah satu staffnya, Rabu (03/08).

Setelah ditanyakan, siapa yang bisa menjawab permasalahan ini selain kepala UPT menurut Staff tersebut hanya kepala UPT dan Kasubag namun kedua pejabat tersebut tidak ada ditempat. "Selain kepala UPT hanya Kasubag yang bisa menjawab, namun Kasubagnya sedang keluar juga pak. Saya mengetahui masalah itu tapi bukan wewenang saya yang menjawab,"ucap staff tersebut.

Tetapi staff tersebut mengatakan sepengetahuannya permasalahan dengan SDN Cipayung Girang Satu sudah diselesaikan dan sudah diserahkan kepada orang tua murid sebelum lebaran. "Setahu saya begitu, tetapi saya bukan yang berwenang menjawab akan tetapi kepala UPT dan Kasubag. Tetapi jika ingin mengetahui lebih jauh silakan tanyakan langsung kepada kepala sekolah yang bersangkutan,"tukasnya.

Terpisah, Kepala SDN Cipayung Girang Satu, Ani Rahmawati saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (03/08) mengatakan bahwa dirinya mengakui telah mencairkan anggaran tersebut pada Tanggal 24 Feburari 2016. "Saya akui anggaran tersebut saya cairkan pada tanggal 24 Febuari dan sempat menjadi masalah tetapi kemarin saya sudah menyelesaikan untuk memberikan kepada orang tua murid,"tuturnya tanpa menjelaskan kenapa dana itu terlambat diberikan kepada orang tua murid.

Dikatakan Ani Rahmawati, dirinya sudah menyelesaikan permasalahan tersebut melalui UPT Pendidikan Megamendung bahkan bukti penyerahan berikut foto-foto sudah diserahkan ke UPT Pendidikan Megamendung. "Saya sudah menyelesaikan semua itu dan sudah berkoordinasi dengan UPT sebagai atasan. Atasan sayakan UPT jadi saya menyerahkan kepada UPT karena kata UPT yang penting dana itu sudah diberikan kepada orang tua murid"ucapnya.
Reporter: Ibra/Sum
Editor: Sumburi Ibrahim

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply