Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » Salah Satu Penyebab Kemacetan Arus Lalulintas Jalur Puncak Kurang Disiplinnya Pengendara

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Kemacetan arus lalulintas jalur puncak Bogor bukan hal yang asing bagi pengguna jalan karena kemacetan diwilayah ini bisa terjadi hampir setiap hari dan bahkan bukan hanya di hari libur saja melainkan dihari kerjapun sering terjadi kemacetan di beberapa titik mulai dari pertigaan Desa Gadog hingga Cisarua dan selanjutnya.

Selain tingginya volume arus kendaraan, tidak disiplinnya para pengemudi juga menjadi biang kemacetan di Jalan Raya Puncak. Hal tersebut terlihat dari banyaknya para pengemudi kendaraan roda empat yang saling menyalip dan menggunakan lajur paling kiri yang seharusnya diperuntukan bagi kendaraan roda dua atau pejalan kaki, akibatnya ruas jalan tersebut mengalami kemacetan berlapis mulai dari simpang Vimala Hill hingga depan kantor desa Cipayung Datar.

"Banyak para pengemudi mulai dari sopir angkot sampai kendaraan pribadi saling terobos dan memakan jalur pinggir," ujar salah seorang pengendara sepeda motor, Kamis (4/8/16).

Menurutnya, akibat hal tersebut kerap kali membuat kemacetan yang berlapis. Terlebih para pengemudi tidak memperhatikan para pengendara roda dua yang juga mempunyai hak menggunakan jalan. "Akhirnya para pengendara roda dua terpaksa mengambil jalur kanan meski pun hal itu sangat beresiko dan tak jarang mengalami kecelakaan dengan kendaraan dari arah yang berlawanan,"tuturnya.

Lanjut dia menegaskan, seharusnya para sopir sadar akan pengguna jalan lain. "Kita ini kan sama-sama bayar pajak kendaraan dan punya hak untuk menggunakan jalan. Coba kalau mereka disiplin, antri kan gak bakalan macet sampai 3 lapis kaya gini,"ungkap pria yang mengaku warga Cibinong dengan nada kesal.

Karena itu, dirinya berharap kepada pihak terkait agar dapat mencarikan solusi dalam hal ini.  "Tindak tegas para pengemudi yang tidak mengindahkan peraturan yang berlaku tanpa pandang bulu. Dan untuk para pengemudi jangan hanya mementingkan diri sendiri, karena masih banyak pengendara lain yang sama-sama punya hak,"tandasnya. 

Dikatakannya, sejauh ini pihak kepolisian kebanyakan hanya memberikan tindakan kepada pengendaraa motor, sementara pengendara roda empat juga banyak yang melanggar namun jarang diberikan tindakan. "Kita juga pengguna roda duakan membayar pajak,"katanya.

Lain halnya diungkapkan oleh warga Cipayung Girang, dirinya sangat merasakan dampak kemacetan di jalur puncak. Dikatakannya, ketika ada kebutuhan mendadak ingin beraktivitas kearah Bogor Kota dan sekitarnya harus ikut antri dengan pengguna jalan lainnya, apa lagi ketika dilakukan penutupan jalur satu arah. "Kalau sudah ada pemberlakukan sistim satu arah dari Gadog dan sebaliknya, kami hanya bisa pasrah tidak bisa berbuat apa-apa,"ucapnya.
Reporter: IB/SU

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply