Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » Diduga Kurang Pengawasan, Siswa SD Tendang Siswa Lain Hingga Tersungkur

SUKABUMI-BidikNusantara  
NS (13) bernasib sial saat berjalan pulang sekolah menuju kediaman dirinya mendapatkan tendangan dari belakang oleh salah satu Siswa Sekolah Dasar Negri (SD N) 2 Parakansalak yang tak dikenal oleh dirinya jumat (12/08) hingga membuat NS mengalami luka di bagian belakang badan dan memar di bawah sikut tangan sebelah kanan.

Awal kejadian NS yang saat itu bersama saudaranya yang hendak pulang sekolah tiba-tiba di serang dari belakang oleh salah satu siswa SD yang masih duduk kelas 6 SD N 2 Parakansalak Sukabumi, kejadian yang menimpa NS jaraknya tidak jauh dari sekolah SDN 2 Parakansalak hingga membuat NS tersungkur dengan luka memar di tangan.

"Waktu itu saya sedang berjalan menuju arah pulang namun entah kenapa siswa SD itu menyerang saya dari belakang hingga saya tersungkur, " ujar NS sambil memperlihatkan luka lebam di punggung dan tangan sebelah kanan memar.

Korban yang merasa kaget dengan serangan yang di terima nya tidak bisa berbuat apa-apa namun ada salah satu warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung menyelamatkan NS dan membawa Siswa SD N 2 Parakansalak bersama NS ke Sekolah SD N 2 parakansalak yang saat itu masih dalam waktu jam belajar.

Menurut kepala sekolah SD N 2 Parakansalak Mustaminah saat di temui bidiknusantara.com di kantornya membenarkan bahwa penyerang NS adalah salah satu anak didiknya, " ya benar A adalah anak didik kami yang duduk di kelas 6,"tuturnya.

Dirinya pun menambahkan bahwa A salah satu anak didiknya yang berperilaku "NAKAL" dan susah di atur, hingga membuat sekolah susah untuk merubah sikap A karena seringnya melanggar tata tertib sekolah.

"A ini memang berperilaku "NAKAL" dan susah di atur terlebih A sering melangga tata tertib yang sudah di buat oleh Sekolah,"ujar Mustaminah, senin (15/08).

Di singgung terkait kejadian penyerangan yang dilakukan anak didiknya dan kurangnya pengawasan dari pihak sekolah pada waktu jam mengajar dirinya membantah " kejadian itu terjadi di luar sekolah dan pada saat itu sedang dalam waktu jam istirahat anak sekolah, kami dewan guru tidak mungkin memperhatikan murid yang segitu banyaknya,"tambahnya.

Ditempat terpisah kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Pendidikan Iyus Mulyana menuturkan bahwa dirinya sangat menyayangkan kejadian seperti itu apalagi di waktu jam pelajaran sekolah.
"Sangat di sayangkan hal itu terjadi di saat jam mengajar karena sudah seharusnya tindak-tanduk siswa pada saat jam pelajaran harus dalam pengawasan pihak guru (sekolah)," ungkapnya.

Dirinya pun menambahkan akan secepatnya berkoordinasi dengan kepala sekolah SD N 2 Parakansalak terkait kejadian penyerangan yang dilakukan oleh siswa di dalam jam belajar.
Reporter: Anry

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply