» » » » » » » » Ario Danu: "Dari Arena Balap Merambah Panggung Politik"

Pria kelahiran Jakarta 19 November 1976 yang meruapakan putra tunggal dari alm sang ayah yang menjabat pangdam Jawa Tengah era soeharto dan alm ibu yang keluarga dari Kalitan Solo. Ario Danu memang menyukai dunia otomotif, hal ini terlihar ketika duduk di bangku SMP mampu menggondol juara nasional Gokart dikelas junior Kadet Class.

Pria yang sedari kecil sudah terdidik mandiri dan hidup dengan disiplin yang sangat keras, tetap dapat meraih prestasi optimal tanpa menggatungkan hidupnya dengan saudara lain, hingga menginjak bangku SMU di Regina Pacis Bogor ini, kemampuan otomotif expansi ke bidang lain dengan timerally dan slalom test. Demikian diutarakan Ario Danu kepada Bidik Nusantara memulai perjalanan kariernya.

Menginjak bangku kuliah katanya,  kejuaraan demi kejuaaraan slalom test dan Timerally pun di menangi hingga juara nasional Slalom Test dan Timerally. "Saat itu saya mendapat dukungan supporting team dari Suara Merdeka Harian Jawa Tengah dan di tahun 2001 hingga 2003 absen di dunia balap karena harus melanjutkan studi S2 di Murdock Perth Australia,"kenangnya mengurai.

Lanjut Ia berkisah, pada tahun 2005 kembali ke Indonesia langsung menjabat posisi di sebuah media tv nasional sebagai kreatif program. "Diperjalanan karier, mendapatkan tantangan untuk mengembangkan property dan wahanan dari grup property terbesar di indonesia. Karier saya melejit dan menjadi andalan perusahaan dan disaat itu pula saya gunakan sisa waktu untuk mengurus perusahaan keluarga di kawasan sirkuit sentul,"tuturnya.

Disinggung soalnya keinginannya terjun kedunia politik, dikatakannya bahwa dirinya ingin pengembangan diri dan memberikan panutan kepada generasi muda di Kota Bogor. "Saya terjun kedunia politik dengan salah satu parpol yang akan mempersiapkan di Pilkada 2019 di kota bogor. Saya memiliki konsep restorasi dan regenerasi, ini yang memacu tujuan kuat saya untuk membuat sesuatu bagi anak muda di Kota Bogor,"ujarnya diplomasi.

Pria mapan yang dikarunia satu putra ini pun tak lantas menekankan putra semata wayangnya juga harus ikut balap.
"Sesuai waktu saja, kalau memang keinginannya bukan di balap, saya akan tetap memberikan support hingga dewasa kelak sang buah hati. Memberikan banyak kontribusi positif tanpa banyak bersuara ini yang menjadi idola di beberapa kalangan anak muda kota bogor. Kelak generasi muda bogor akan bisa jadi icon center yang presticious bukan sekedar follower belaka,pungkasnya.
Reporter: Sum

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply