» » » » » » » Musrenbang Desa Sebagai Sarana Komunikasi Pemdes Dengan Masyarakatnya

www.bidiknusantara.com
KAB.BOGOR – Bidik Nusantara
Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrebang) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sukaresmi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor disamping untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat desa juga sebagai sarana komunikasi dan silaturahmi antara pemdes dengan masyarakatnya.

Sebab selama ini seolah ada jarak Pemdes dan masyarakat desa dalam menyampaikan aspirasi atau kebutuhan terkait pembangunan desa . “Alhamdulillah tadi semua unsur masyarakat Desa Sukaresmi hadir semua mulai dari RT RW, BPD, LPM, Guru Ngaji, PKK dan kader Posyandu dan juga beberapa tokoh masyarakat, dengan begitu semua aspirasi masyarakat dan kebutuhannya dapat tersampaikan untuk di masukan dalam Rencanan Program Jangka Menengah Desa (RPJM Des) dan RKP Desa yang akan dilaporkan ketingkat kecamtan nantinya,” ungkap Kepala Desa Sukaresmi, Baehaki kepada Bidik Nusantara usia melaksanakan Musrenbang Desa di Aula Lembaga Pendidikan Karya Islam, Jum’at (23/01).

Baehaki menjelaskan, semua masukan dari masyarakat tadi kebanyakan menginginkan terpenuhi pengelolaan sampah karena selama ini masyarakat membuang sampah di sungai atau selokan karena tidak tersedia Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Desa ini. Dan Menurut Baehaki memang masalah ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) baginya karena keterbatasan lahan yang ada sehingga harus segera carikan solusi terkait masalah ini. “Tadi bisa kita dengarkan, Masyarakat juga sadar ketika mereka membuang sampah di sungai atau selokan dapat berdampak buruk bagi lingkungan maka dari itu masyarakat menginginkan masalah ini menjadi perioritas,”katanya.

Baehaki mengungkapkan, sebenarnya dirinya untuk masalah sampah sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bogor dan sudah disiapkan anggaran sebesar Rp. 400 juta, namun karena pihak DKP menginginkan untuk disediakan lahan yang memadai untuk TPS sementara di wlayah ini belum tersedia mejadi kendalannya. 

Dikatakannya, dengan memiliki luas wilayah 243,123 hektar (termasuk HGU) dan jum;lah penduduk 4.568 jiwa Desa ini merupakan terkecil diantara Desa lainnya di Kecamatan Megamendung, namun unruk sektor pendidikan Desa Sukaresmi bisa dikatakan ada perkembangan dilihat dari lembaga pendidikan yang ada di wilayahnya antara lain mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK serta perguruan tinggi serta 3 PAUD. “Dengan peningkatan usia sekolah meningkat yaitu usia 30 tahun keatas rata lulusan SD dan usia 30 tahun ke bawa SMP, SMA dan Sarjana,”katanya menjelaskan.

Sementara itu untuk kebutuhan kesehatan masyarakat pihaknya menyediakan Mobil Siaga Desa yang merupakan mobil pribadi Kades yang digunakan untuk melayani kebutuhan penanganan pelayanan kesehatan masyarakat terutama pada saat darurat dan itu di siagakan 24 jam penuh. “Tetapi pengelolaannya belum terintegrasi langsung dengan masyarakat karena untuk kebutuhan operasional mobil tersebut masih menggunakan kocek pribadi,”ujarnya yang diamini staafnya.

Kembali ia menjelaskan kebutuhan perioritas yang di usulkan masyarakat selain masalah pengelolaan sampah yaitu, Rehab Pondok Pesantren, Pembangunan Aula Desa, pembuangan air limbah dan pembangunan jalan tembus antar kampung dengan panjang 1000 meter persegi serta pembangunan MCK. “Saya juga akan membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dengan memanfaatkan pengelolaan air bersih sebagai bidang usahanya Wasrik dan air Isi Ulang, Bumdes ini juga akan menyediakan koperasi simpan pinjam untuk masyarakat yang bertujuan meringankan beban masyarakat yang ingin mengakses permodalan yang selama ini berkutat dengan Bank Keliling dimana bunganya sangat menyekik,” paparnya.(Sum)
Editor: Sumburi Ibrahim


About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply