» » » » » » » Jaring Kesadaran Masyarakat Dengan Cara Tingkatkan Komunikasi

www.bidiknusantara.com
TAMANSARI - Bidik Nusatara
Dalam rangka menggali potensi masyarakat di segala bidang diperlukan sistim komunikasi aktif antara Pemerintah Desa(Pemdes) dan masyarakat sebagai pelaku usaha di segala bidang yang ada di Desa Pasir Eurih agar tercipta koordinasi yang yang baik di kedua belah pihak sehingga pelaku usaha yang ada dapat difasilitasi demi tercapai peningkatan ekonomi untuk kesejahteraan masarakat.

Jalinan ini pula bertujuan menjaring ide-ide kreatif masyarakat dalam mengembangkan usaha agar dapat sejalan dengan program pemdes baik yang bersumber dari pemerintah Pusat, daerah maupun swadaya masyarakat. Hal inilah yang ingin di capai oleh Kepala Desa (Kades) Pasir Eurih dalam rangka menjawab pertanyaan dari Ka Subag Program dan Pelaporan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Ir. Suratmi, Selasa (7/10).

Adang menjelaskan, itulah beberapa program  yang akan dikembangkan kedepan dalam membangun ekonomi kerakyatan, mengingat masyarakat di wilayahnya banyak yang menggeluti usaha kerjinan atau bengkel sepatu tetapi belum mendapat fasilitas pemasaran dan permodalan yang baik yang mengakibatkan kegiatan usaha masyarakat ini berjalan ditempat dan kebanyakan hanya menjadi buruh dari para pemilik modal. "Itulah yang menjadi wacana saya kedepan dengan mellibatkan seluruh masyarakat setempat untuk menyerap aspirasi serta ide-ide kreatif masyarakat dalam pengembangan usaha keratif yang sudah berjalan di wilayah ini," terangnya.

Lebih lanjut Adang menjelaskan, untuk pengembangan tersebut akan dibentuk pengelolaan oleh Badan keswadayaan Masyarakat(BKM)  untuk mengelolan dana PNPM Mandiri untuk memberikan fasilitas permodalan bagi pelaku usaha yang ada, namun hingga saat ini pihaknya masih memikirkan bagaimana mengembalikan beberapa arsip desa yang telah hilang karena musibah kebakaran yang menimpah kantor desa pada tahun 2013 silam, karena beberapa surat berharga banyak yang tidak terselamatkan seperti leter C Desa. "Masalah ini kami sudah pernah menanyakan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Bogor dan juga Bapeda agar mendapat copy surat-surat berharga tersebut. Tetapi hingga saa ini belum mendapat tanggapan serius," paparnya.

Sementara untuk Anggaran Dana Desa (ADD) triwulan I dan II sudah di terima sebesar Rp. 65 juta yang dipergunakan untuk pembangunan insfrastruktur jalan desa dan lainnya. Tetapi untuk fasilitas kantor seperti meubler, komputer dan fasilitas penunjang lainnya masih sangat dibutuhkan termasuk sambungan telepon dan jaringan internet. "Ya pelan-pelan kami akan penuhi, bagaimanapun sejak pengakatan saya jadi Kades memang masih banyak fasilitas yang belum di benahi. Untungnya 50 persen Staff desa yang ada masih Staff Kades ang lama sehingga untuk koordinasi tidak terlalu kesulitan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Ka Subag Program dan Pelaporan pada BPMPD Kabupaten Bogor, Ir. Suratmi memberikan gambaran tentang tata cara pengelolaan dan pengembangan dalam rangka pemberdayaan masyarakat desa dengan memanfaatkan potensi  yang ada sehingga dapat menjadi sumber pendapatan dan peningkatan ekonomi masyarakat. (Sumburi)

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply