Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Santuni 40 Yatim

KOTA BOGOR - PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor melaksanakan acara  buka puasa bersama karyawan dan keluarga serta warga sekitar. Dengan mengusung Tema "Meningkatkan Silaturahmi  Indahnya Berbagi Dengan Sesama", bertempat di kantor pelayanan PDAM Jalan Danau Bogor Raya, Bogor Utara Kota Bogor, Jum'at (24/05/19).

Dalam acara tersebut hadir diantaranya, Walikota Bogor Bima Arya, Sekda Kota Bogor H. Ade Sarif Hidayat, Ketua MUI KH Mustofa yang juga sebagai penceramah (tausiah) dalam rangkaian acara tersebut, dan 40 orang anak yatim.

Direktur PDAM Kota Bogor, Deni Surya Sanjaya usai memberikan santunan berupa bingkisan dan uang saku kepada anak yatim, menyampaikan terkait pelayanan yang akan terus di optimalkan. "Salah satunya aliran air spam katulampa solusi permanen pelayanan sudah beroperasi," ucap Deni dalam sambutan.

Deni berharap, dengan adanya pelayanan yang optimal, dipastikan masyarakat Kota Bogor dapat menikmati pekayanan yang lebih baik tanpa ada hambatan apapun," harapnya.(Sally)

Jelang Hari Raya, Dinkes Kabupaten Barut Melakukan Pemeriksaan Berbagai Makanan

KALIMANTAN TENGAH - Untuk memastikan kehegenisan maupun keamanan makanan yang dijual oleh para pedagang pada bulan puasa dan menjelang Hari raya 1 Syawal 1440 Hijriah, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito utara (Barut) melakukan pemeriksaan terhadap berbagai makanan.

Plt Kepala Dinas kesehatan H Siswandoyo menuturkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa makanan jajanan, baik kue yang di jual di pasar ramadhan maupun makanan instan yang di jual di toko- toko, untuk memastikan ke hegenisan maupun keamanan ketika di konsumsi oleh masyrakat.

"Pengecekan ini sebelumnya telah kita lakukan terhadap makanan jajanan yang di jual di pasar-pasar ramadhan, seperti kehegenisan, bahan- bahan maupun zat-zat pewarna yang digunakan. Dan dari hasil pengecekan tersebut untuk zat pewarna masih aman, sedangkan untuk pemanis memang ada namun masih positif 1 yakni di perbolehkan karena sesuai dengan takaran. Sedangkan untuk borak dan formalin tidak di temukan," ucap Siswandoyo kepada wartawan. Sabtu, (25/05/19).

Selain itu, pihaknya juga telah ke tempat –tempat produksi makanan dan telah memberikan penyuluhan serta pemahaman agar dalam pembuatan makanan tidak mengunakan bahan-bahan berbahaya yang dapat membahayakan apabila di konsumsi oleh manusia.

"Kita baru- baru ini juga telah melakukan pengecekan ke toko- toko maupun kios-kios para pedagang bersama pihak kepolisian, yang mana salah satu tujuan di dalam pengecekan itu yakni untuk memeriksa sarana-prasarana distribusi makanan khususnya di Kota Muara Teweh," tuturnya.

Siswandoyo menjelaskan, dari hasil pengecekan tersebut memang ada di temukan makanan yang sudah kadaluarsa, seperti susu kental manis, es buah, mi instan, roti dan kemasan makanan yang sudah rusak namun masih dipasarkan.

"kita memang tidak melakukan penyitaan, namun barang- barang makanan yang sudah kadaluarsa tersebut telah di kumpulkan dan akan di kembalikan ke distributor maupun agen,"jelasnya.

Ia juga menghimbau, kepada masyarakat agar lebih jeli dalam membeli makanan, seperti mengecek kemasan (tidak rusak), kadaluarsa atau expired serta memperhatikan kandungan yang terdapat di dalam makanan tersebut," pungkasnya.(Anang)

Kodim 0313/KPR Gelar Oprasi Gaktib

KAMPAR - Kodim 0313/KPR menggelar Operasi penegakan ketertiban (Gaktib) untuk menjaga keamanan dan kenyaman masyarakat selama menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan.

Kegiatan tersebut, dipimpin langsung Danru Provost Kodim 0313/KPR Serma Syofiarman, dari operasi tersebut petugas menemukan warung remang - remang yang masih buka di bulan puasa, tepatnya di Desa Laboy Jaya Kecamatan Bangkinang.

"Ironisnya, pengunjung warung remang - remang ini masih terbilang remaja, yang tengah asik menikmati minuman tuak. Selain Tuak petugas juga menemukan Bir yang di simpan di dalam kamar pemilik warung," ucapnya. Jum'at, (24/05/2019) dini hari.

Danru Provost Serma Syofiarman memperingati dengan tegas pemilik dan pekerja warung remang - remang tersebut serta pengunjung agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat dalam beribadah di bulan suci ramadhan ini. "Karna suara musik kroke yang sangat keras menggangu kenyamanan masyarakat dalam beribadah," tegasnya.

Ia menjelaskan, patroli ini berdasarkan perintah Dandim 0313/KPR. "Kami atas nama Provoost menghimbau, mengajak, kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kampar. Khususnya muda mudi agar khusuk dalam melaksanakan ibadah terutama sholat tarawih, bukan malah masuk ke warung remang - remang," kata Syofirman.

Dalam oprasi ini target kita selain warung remang - remang, juga meminimalisir pemakai narkoba bandar atau sejenisnya. Termasuk judi, sambung ayam dan lain sebagainya," pungkas.(Rizki)

Uchok Sky: Proyek RSUD Harus di Audit BPK Secara Teliti

KOTA BOGOR - Rencana pembangunan gedung perawatan baru di RSUD Kota Bogor terus menuai sorotan. Pembangunan yang dilaksanakan dengan kurun waktu sekitar 7 bulan untuk bangunan empat lantai diatas lahan seluas 1376 meter persegi dan memiliki 264 tempat tidur dikhawatirkan tidak berkualitas dan bisa selesai tepat waktu.

Direktur Eksekutif Center For Buget Analysis Ucok Sky Khadafi menuturkan, dalam rencana kegiatan pembangunan gedung perawatan baru di RSUD terindikasi bahwa proyek itu tidak selesai atau tidak tepat waktu pada bulan Desember.

"Sudah tinggal 7 bulan lagi dengan jumlah empat lantai, meliputi 240 ruangan. Dikhawatirkan tidak akan tepat waktu pekerjaannya," katanya.

Bukan hanya tidak tepat waktu, pekerjaan itupun mempengaruhi kualitas hasil pekerjaan nanti. Penawaran rendah berarti kualitasnya jelek atau harus dipertanyakan. Oleh karena itu, siap siap saja diaudit oleh BPK dan memang harus di audit karena ini proyeknya aneh. 

"Harganya kecil, waktunya terbatas dan mereka ngotot mengerjakan ini. Berarti mereka nekad yang artinya tidak ada perencanaan yang memadai. Berarti proyek itu bisa "Asal Asalan" dikerjakannya," tegasnya.

Biasanya dalam proyek besar itu temuannya, terlebih harganya renda itu ada di bahan bahannya yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan di Bogor ini banyak proyek yang tidak sesuai spesifikasi. Pembangunan dipaksakan dikerjakan walau tidak memenuhi spek.

"Nah itulah yang nanti bisa menjadi investigasi atau bahan temuan BPK. Jika itu sudah ditemukan, ya sudah tinggal dilanjutkan secara hukum baik ke kepolisian maupun ke kejaksaan," timpalnya. (MTH)

Sanggahan Pemenang Lelang RSUD Ditembuskan ke KPK

KOTA BOGOR – Semua perusahaan yang masuk empat besar dalam lelang proyek Pembangunan Gedung Perawatan Blok 3, pada RSUD Kota Bogor senilai 101 miliar, melakukan sanggahan terhadap PT Trikencana Sakti Utama, yang menawar paket tersebut dengan harga penawaran Rp89.706.107.164,14, Kamis (23/5/2019).

Dari informasi yang dihimpun, perusahaan yang melakukan sanggah tersebut adalah PT PP Urban, PT MAM Energindo dan PT Modern Widya Tehnical. Bahkan, menurut kabar yang beredar, jika salah satu perusahaan yang melakukan sanggah tersebut menembuskan sanggahannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat dikonfirmasi, Kasubag Pembinaan Pengadaan Barang dan Jasa di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Bogor Dedi Rusmana membenarkan, jika ada perusahaan yang melakukan sanggah terhadap pemenang. Namun, untuk sanggahan yang ditembuskan ke KPK, dirinya belum mengetahui informasi tersebut.

Terpisah, pembangunan gedung perawatan baru akan dilaksanakan di RSUD Kota Bogor. Pembangunan yang dilaksanakan oleh PT. Trikencana Sakti Utama akan memiliki empat lantai yang dikhususkan bagi pasien kelas 3.
Humas RSUD Kota Bogor Taufik menuturkan, pembangunan gedung baru nanti semua ruangannya khusus untuk kelas 3. Bangunan dibagi menjadi 4 lantai dan ada apotik di lantai 1.

"Lantai 1 ada ruang rawat inap dan apotik, untuk lantai 2, 3 dan 4 ruang rawat inap semua bagi kelas 3," ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk di lantai 1 terdapat sebanyak 60 bed atau tempat tidur bagi pasien, lantai 2, 3 dan 4 masing masing terdapat 68 bed, jadi total keseluruhan di empat lantai itu memiliki 264 bed atau tempat tidur. Setiap satu ruangan rawat inap akan terdapat 3 tempat tidur.

"Kami belum tahu konsep setiap ruangan pada bangunan baru nanti, apa mengikuti bangunan yang sudah lama atau berbeda. Tapi disetiap ruangan ada 3 tempat tidur berikut sejumlah fasilitas fasilitasnya," jelasnya.

Lanjut Taufik, untuk bangunan nanti, disetiap lantai memiliki luas lahan 1376 meter persegi, untuk mesin 190 meter persegi, ram 997 meter persegi, koor empat lantai 1440 meter persegi dan ruang mesin 190 meter persegi.

"Pada empat lantai itupun terdapat lift khusus untuk membawa pasien dan untuk pengunjung," tandasnya.

Sebelum ditetapkannya pemenang tender proyek pembangunan gedung perawatan baru, telah dipindahkan ruangan hasil perombakan perombakan pada ruang rapat inap. Pemindahan sudah dilaksanakan pada bangunan baru pada 10 Mei lalu.

Terkait pembangunan RSUD pada gedung yang baru, pembangunan harus selesai di akhir Desember 2019 dan kalau sampai tidak tepat waktu maka akan terkena finalti. (MTH)