Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

Dandim 0607 : Tugas Persit Adalah Membantu Tugas Pokok Suami

KOTA SUKABUMI - Ratusan anggota Persit mengikuti acara Ulang Tahun Persit Chandra Kirana Ke 73, yang dilaksanakan di Aula Makodim 0607/Kota Sukabumi Jl. R.A Kosasih, Ngaweng, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/04/19).

Komandan Kodim 0607/ Kota Sukabumi Letnan Kolonel Kavaleri Mujahidin, S.Sos , selaku pembina Persit Kartika Chandra kirana Cabang XVII Dim 0607 mengatakan, dengan dilandasi iman dan takwa persit kartika chandra kirana bertekat untuk meningkatkan kesejahteraan anggota melalui pendidikan, kesehatan dan kepedulian sosial guna mendukung semua tugas suami.

Selain itu, ia juga menyampaikan sejarah berdirinya persit kartika chandra kirana, yang pada mulanya bernama Persatuan Kaum Ibu Tentara ( PKIT) kemudian pada tanggal 03 April1946 dirubah menjadi Persit ( Persatuan Istri Tentara ) di Purwakarta.

"Tugas persit adalah membantu tugas pokok suami, rumah tangga ibarat kapal di tengah laut. Nakoda adalah suami dan istri adalah sebagai navigatornya, kapal akan mendarat ke pulau dengan baik apabila ada kerjasama antara nakoda dan navigator," tutur Dandim dalam sambutan.


Dandi mengharapkan, Ibu-ibu harus selalu memberikan semangat kepada suami untuk melaksanakan tugas. Dalam keluarga tentara persit adalah sebagai pendorong tugas suami, istilah lain "Persit Hebat Prajurit Semangat," imbuhnya.

Turut Hadir dalam acara tersebut diantaranya, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVII Dim 0607 / Kota Sukabumi, Ketua Persit Yonif 310/KK, Ketua Persit Yonarmed 13/Nanggala Kostrad, Ketua Bhayangkara Polres Sukabumi Kota dan Sekretaris Penggerak PKK Kota Sukabumi. Dalam kegiatan tersebut juga di isi dengan tarian anak - anak dari TK Kartika Cisaat serta TK Kartika Cikole Kota Sukabumi. (Sally)

Sumber : Pendim 0607

Robinson Tak Terima Disebut Bersekongkol dengan Kepala Sekolah SMA N 3 Tapung

KAMPAR - Sempat di demo ratusan pelajar Kepala Sekolah SMA N 3 Tapung, Kabupaten Kampar Aldela, S.Ag., M.Pd.I kini masih aktif di Sekolah.

Ketua GWI Kabupaten Kampar Robinson Tambunan bermaksud meluruskan pemberitaan dan menyarankan konfirmasi dengan kepala Dinas, salain itu ia juga menghubungi oknum wartawan berinisial YHS melalui telepon selulernya dan menjelaskan bahwa kasus tersebut sedang ditangani Dinas terkait.

Menurut Robinson, YHS yang mengaku wartawan sekaligus anggota LSM itu menuduh bahwa dirinya membackingi masalah tersebut dan bersekongkol dengan Aldela.

"Saya tidak terima namasaya ditulis dalam berita online bersekongkol dengan Aldela," tutur Robinson kepada wartawan. Senin, (22/4).

Robimson menegaskan, sebagai wartawan profesional semestinya konfirmasi dengan pihak yang lebih berkompeten. Bahkan dalam kasus ini Dinas Pendidikan sudah melayangkan surat keputusan.

"Saya menyarankan YHS menanyakan langsung kepada Kepala Dinas (Kadis), namun itu tidak pernah dilaksanakan, nampaknya dia ingin mengorek informasi dengan Kepala Sekolah dari pemberitaan di media lain tanpa memiliki data yang valid. Menulis namanya saja salah, dengan arogan dia menuduh saya bersekongkol dengan Aldela," tegasnya.

Robinson mengaku keberatan dengan adanya berita tersebut. "Saya merasa keberatan dengan berita tersebut dan merasa dicemarkan nama baik saya," imbuhnya.

Terpisah Aldela, S.Ag, M.Pd.I ketika dikonfirmasi membantah dan mengatakan tidak pernah membayar oknum untuk membantu masalahnya.

"Saya tidak pernah membayar oknum-oknum untuk membackup masalah saya. Saya hanya menunggu keputusan dari dinas Pendidikan yang sudah keluar tanggal 16 April kemarin. Tentang berita saya diduga sekongkol dengan wartawan itu tidak benar sama sekali," ucap Aldela kepada wartawan, Senin (22/4).(Rizki)

Rapat Pleno Kecamatan Cibungbulang Di Kawal Ketat TNI Polri

KAB.BOGOR - Proses rapat pleno dan rekapitulasi di Kecamatan Cibungbulang mendapat pengawalan ketat dari TNI dan Polri.

L.Fatur Rahman Anggota Kepolisian Sektor Cibungbulang Selaku pimpinan satuan pengamanan menginteuksikan kepada seluruh anggotanya untuk mematau ke amanan dan kenyamanan selama proses rapat pleno.

"Agar tudak terjadi hal - hal yang tidak di inginkan, saya juga meng imbou kepada satuan pengamanan, baik TNI, Polri, anggota KPPS, PPK maupun masyarakat agar tidak ada yang merokok selama proses penghitungan suara maupun yang berdekatan dengan penyimpanan kotak suara," ujarnya.

Semetara itu, Ketua PPK Cibungbulang Japar Sodik mengatakan, rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu tahun 2019 yang dimulai pada hari Jum'at (19/04) itu, diselenggarakan secara terbuka dengan mensertakan PPS, KPPS dan para saksi.

"Dari awal rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara kami gelar secara terbuka, namun untuk jumlah perolehan penghitungan suara kami belum bisa menginformasikan menunggu hasil global, dan rencanaya hari rabu (24/04) nanti," pungkasnya.

Reporter : E Junaedi

Bima Arya Sampaikan Program Unggulan Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor

KOTA BOGOR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) gelar agenda rapat paripurna dalam rangka penyampaian Visi Misi Walikota dan Wakil Walikota periode 2019-2024 pasca dilantik, yang bertempat di Ruangan Paripurna lantai 4 Gedung DPRD di Jalan pemuda Tanah Sareal Kota Bogor, Senin 22/04/19.

Dihadapan puluhan anggota DPRD Kota Bogor, SKPD serta ratusan undangan yang hadir, Bima Arya selaku Walikota menyampaikan semua program unggulannya untuk 5 tahun kedepan dan visi-misinya yang akan di jalankan bersama pasangan Wakil Walikotanya Dedie A.Rachim.

"Visi mewujudkan Kota Bogor sebagai kota ramah bagi keluarga dan Misi mewujudkan Kota Bogor yang sehat, cerdas dan sejahtera," ujarnya.

Selain itu Bima menambahkan, adapun program unggulan untuk 5 tahun kedepan dalam masa jabatannya yaitu pengembangan jasa dan ekonomi kreatif, penguatan spiritualitas dan nilai budaya untuk keluarga tangguh dan masyarakat madani, pengembangan tata kelola pemerintah yang kolaboratif, transparan dan melayani, ungkapnya.

Wakil Walikota Bogor Dedie A. Rachim yang baru pertama kali ikut rapat paripurna ini juga turut menyampaikan kepada media seusai acara paripurna, dirinya mengaku selalu siap untuk menjalankan tugas-tugas yang diamanahkan Wali Kota, ucapnya.

"Saya dalam kesempatan ini hanya ingin menyampaikan satu hal saja. Yang paling penting sebagai Wakil Walikota Bogor, sebagaimana yang ditulis dalam peraturan perundang-undangan adalah membantu Wali Kota. Jadi yang sudah dipaparkan kang Bima tadi, Insya Allah akan saya dukung secara tulus," pungkas Dedie.(Sally)

Museum Pertanian Menjadi Icon tujuan Wisata Budaya dan Edukasi di Kota Bogor

KOTA BOGOR - Sebagai negara agraris, Indonesia telah melewati berbagai periode bersejarah, dimulai jaman batu hingga masa kini, dimulai sistem tanam berpindah sampai sistem tanam menggunakan teknologi yang canggih, dimulai penanaman padi liar sampai ditemukannya berbagai varietas padi dan tanaman lainnya yang berpotensi hasil tinggi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro, mewakili Menteri Pertanian hari ini meresmikan Museum Pertanian serta Gedung Perpustakaan dan Pengetahuan Pertanian Digital (P3D) Jalan Ir. Haji Djuanda, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (22/4/19). 

Peresmian museum ini menjadi simbol serta sejarah jalan hidup pertanian bangsa Indonesia.

"Pertanian merupakan way of life bangsa Indonesia. Ini melekat dan tidak bisa terpisahkan dengan budaya" ujar Syukur saat memberikan sambutan. 

Terkait dengan hal tersebut, maka tema yang diangkat dalam Peresmian Museum Pertanian ini "Bertolak Dari Masa Lalu, Menapak Ke Masa Depan (Connecting the Past to the Future) menjadi sangat tepat.

"Museum pertanian ini merupakan saksi sejarah perjalanan panjang dan perkembangan pertanian Indonesia dari dulu dan kini, menuju pertanian masa depan" ucapnya.

Museum ini diharapkan mempunyai peran penting dalam membangkitkan semangat dan kepedulian generasi muda terhadap pembangunan pertanian di Indonesia. Selain itu, museum ini juga menjadi icon tujuan wisata budaya dan edukasi di Kota Bogor.

"Saya berharap museum ini dapat terus dikembangkan dan dilengkapi, dengan mengacu pada berbagai referensi dan perkembangan permuseuman yang berskala internasional," ujarnya.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam proses pengembangan Museum Pertanian, baik perorangan, swasta, NGO, maupun instansi dan negara sahabat. "Semoga semua bantuan tersebut bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya bidang pertanian" ungkap Syukur.

Tahun ini kami juga telah selesai membangun Gedung Perpustakaan dan Pengetahuan Pertanian Digital yang merupakan sarana layanan perpustakaan pertanian berbasis digital.

"Saya berharap, perpustakaan ini menjadi media pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan kreatif, inovatif dan aplikatif, juga sebagai sarana edukasi dan rekreasi" ungkapnya.

Syukur juga menyampaikan bahwa museum ini akan menjadi museum pertanian yang pertama di Indonesia, dan sifatnya nasional. Pembangunan museum pertanian ini digagas oleh Prof. Dr. Sjarifuddin Baharsjah, yakni Menteri Pertanian periode 1993-1998 dan beberapa tokoh pertanian lainnya dalam bentuk deklarasi yang ditandatangani pada tanggal 17 April 2018.

"Alhamdulillah saya diberikan kesempatan untuk merealisasikannya. Berdirinya museum ini, dan diharapkan mempunyai peran penting dalam membangkitkan semangat dan kepedulian generasi muda terhadap pembangunan pertanian di Indonesia. Saya ikut bangga dan terharu karena pada akhirnya museum pertanian ini dapat terwujud. Adanya museum ini menjadi bukti sejarah proses perubahan pertanian dari tahun ke tahun," tuturnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, "kami sangat menghargai perjuangan Pak Amran untuk mewujudkan museum pertanian ini. Saat beliau diangkat menjadi Menteri Pertanian, beliau langsung menginstruksikan untuk melanjutkan perjuangan membangun museum pertanian ini," ungkapnya.

Padakesempatan yang sama, Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, bahwa hadirnya museum pertanian dan perpustakaan digital akan meramaikan tujuan lokasi wisata edukasi di Kota Bogor. 

"Kami sangat bersyukur atas hadirnya museum pertanian dan perpustakaan digital di kota Bogor, tentunya ini akan menambah destinasi wisata edukasi di kota Bogor," ujar Dedie. 

Selain itu, Dedie juga menambahkan Letak museum ini pun sangat strategis, bersebelahan dengan Kebun Raya Bogor sehingga akan memudahkan wisatawan untuk mengunjungi tempat ini," pungkas Dedie. (Sally)