Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

IWO Sumut Tancapkan Pataka Di Pulau Danau Toba Samosir

Sumatera Utara - Pemkab Samosir berkomitmen untuk terus meningkatkan potensi pariwisata yang ada di Danau Toba menuju destinasi witasa dunia.

Dan dalam melaksanakan peningkatan potensi yang ada di kawasan berjuluk kepingan surga itu, Pemkab Samosir pun akan bergandengan tangan bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) Samosir. Demikian hal itu diungkapkan Bupati Samosir, Rapidin Simbolon pada pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Samosir di Aula Hotel Dainang Pangururan, Selasa (18/9/2018).

Rapidin juga menekankan, ditengah kecanggihan teknologi informasi saat ini tentunya harus diikuti oleh informasi yang berimbang. Sehingga informasi yang di dapat menjadi bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di Kabupaten Samosir.

"Sekarang ini dengan kecanggihan teknologi, akses informasi, sudah sangat mudah didapat. Dengan hitungan detik saja, kita sudah bisa mendapatkannya. Namun hal itu harus diikuti oleh kualitas berita yang disampaikan. Seperti tadi kita dengar dalam bait yang ada di dalam mars IWO, yakni melahirkan berita berimbang, dan menjadikan berita bohong atau Hoax sebagai musuh," sebut Rapidin.

Untuk itu, Rapidin mengharapkan agar seluruh unsur Pemkab Samosir dapat meningkatkan sinergisitas dengan para jurnalis umumnya dan IWO Samosir khususnya, dalam membangun Kabupaten Samosir dalam memperkenalkan keindahan pariwisata Danau Toba dimata dunia.

"Sinergisitas ini harapannya bisa diakukan dalam banyak hal. Bukan saja pada sektor pariwisata, namun juga ada potensi budaya, pertanian, dan kuliner yang ada guna meningkatkan perekenomian masyarakat," harapnya.



Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) IWO Sumut, Mei Leandha mengungkapkan rasa syukurnya karena telah dilantiknya DPD IWO Kab. Samosir. Dengan dilantiknya IWO di Samosir, diharapkan kedepannya dapat melahirkan jurnalis yang profesional dan mampu menghasilkan produk jurnalistik yang berimbang, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Dengan dilantiknya IWO di Samosir ini dan mempercayakan saudara Fernando Sitanggang sebagai Ketuanya, harapannya kedepan, dapat melahirkan wartawan dan jurnalis yang profesional, kredibel, dan melahirkan berita yang mengedukasi, berimbang, serta tentunya jauh dari berita bohong atau Hoax," ucap wartawati Kompas.com itu.

Sebelumnya, Ketua DPD IWO Kab. Samosir, Fernando Sitanggang mengatakan bahwa hari ini merupakan hari bersejarah bagi Samosir dan jurnalis yang ada di Samosir. Sebab pada hari ini IWO Kabupaten Samosir telah resmi dilantik.

Dengan hadirnya IWO di Samosir, jelasnya, menjadi titik awal lahirnya jurnalis profesional yang ada di negeri kepingan surga ini. Sebab, jika sudah profesional dan membangun, tentu jurnalis itupun akan bermanfaat bagi samosir sendiri.

"Kami dari IWO Samosir berterimakasih atas semua pihak yang telah membantu terlaksananya pelantikan ini. Selaku ketua yang diamanahkan, saya berjanji akan mendorong IWO Samosir dalam meningkatkan profesinalitas seluruh anggota IWO Samosir. Dan bersama Pemkab Samosir, kami dari IWO Samosir juga akan mendorong pengembangan pariwisata Danau Toba," ungkap Fernando.

Sebagaimana diketahui, pelantikan pengurus DPD IWO Samosir periode 2018-2023 langsung dilantik oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) IWO Sumatera Utara Mei Leandha, berjalan lancar. Pelantikan yang dirangkaikan dengan Dialog Publik yang bertemakan 'Peran Media Online Mendukung Wisata Danau Toba dan Geopark', turut dihadiri Wakil Bupati Samosir, Kadisbudpar Sumut, Kapolres Samosir, Kajari Samosir, Ketua DPRD Samosir, Direktur KSPPM, serta undangan lainnya.

Usai para pengurusnya dilantik, DPD IWO Kab. Samosir pun tak lupa untuk berbagi terhadap sesama. Dimana hal itu dilakukan DPD IWO Kab. Samosir dengan memberikan piagam penghargaan serta bantuan tali asih kepada dua orang petugas kebersihan, atau yang mereka sebut 'Tim Oranye', terbaik di Kabupaten Samosir dalam kontribusinya menjaga kebersihan kawasan wisata di Kabupaten Samosir. (IWO)

Bus PDJT Diduga Menjadi Tempat Mesum, Warga Adukan Langsung Ke Wali Kota

KOTA BOGOR - Seorang warganet yang enggan dituliskan nama akunnya, menuliskan pengaduan di kolom komentar instagram milik Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Dari apa yang ditulisnya, warga tersebut resah dengan adanya aktifitas 'kupu-kupu malam' yang memanfaatkan kantor Transpakuan di Bubulak.
Pengaduan warga di kolom komentar

Menurut pengguna media sosial itu, bekas bus yang rusak tersebut sering digunakan sebagai tempat untuk melakukan perbuatan tidak terpuji.

Berikut aduannya, "sekalian atuh pak wali mampir ke terminal transpakuan yang dibubulak sekarang bekas busnya yang sudah rusak dipakai oleh para wts untuk melayani pria hidung belang kalau malam coba ditertibkan sama pol pp kl malam di  cek ke terminal,".

Menanggapi adanya aduan tersebut, Bima mengatakan, akan melakukan inspeksi mendadak pada malam hari. "Kalau soal itu nanti kita sidak kesana," ucap Bima saat ditemui di Gor Pajajaran, Selasa (18/9/2018).

Sebelumnya, seperti diketahui bahwa di kantor Transpakuan bus-bus rusak itu diparkir di setiap sudut halaman kantor. Pintu - pintu bus itu pun terlihat tidak ditutup dan dibiarkan terbuka. Tidak sampai disitu, disekitaran kantornya itu pun ada beberapa lokasi yang gelap dan tidak diterangi cahaya lampu.

Saat ditanya mengenai kondisi itu, Bima mengaku, bahwa saat ini pihaknya sedang fokus untuk mengoperasikan bus PDJT. "Kalau itu nanti, yang terpenting sekarang bus nya jalan dulu," tandasnya. (MTH)

Renovasi Halaman Pelaza Balai Kota Berbahan Batu Andesit Senilai Hampir Rp1 Miliar

KOTA BOGOR – Setelah sempat mengalami gagal lelang pada pertengahan bulan Agustus lalu, proyek renovasi halaman depan Plaza Balai Kota Bogor, Jalan Juanda, Kecamatan Bogor Tengah akhirnya terlaksana. 

Lapangan yang berukuran 150 meter persegi yang kini bermaterialkan keramik itu, nantinya akan berganti menjadi berbahan batu andesit senilai hampir Rp1 Miliar.

Kepala Bagian (Kabag) Umum pada Setda Kota Bogor Yadi Cahyadi mengatakan, usai dilakukan lelang ulang pada pertengahan Agustus silam, proyek merenovasi lapangan yang kerap digunakan untuk upacara di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah masuk pekerjaan sejak Senin (10/9).

Tapi karena ada pembukaan Istana Untuk Rakyat (Istura) pekan lalu, sehingga ditunda dan hanya ditutup saja. "Mulai pengerjaan akhir pekan lalu. Lapangan Plaza ini kan sudah berpuluh-puluh tahun tidak mendapat perbaikan, ada yang rusak-rusak, licin dan silau juga," ucap Yadi beberapa waktu lalu.

Mantan Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) ini menambahkan, konsep perubahan nantinya tidak hanya sekedar merubah materi lantai saja, tetapi juga menyisipkan nilai seni, sehingga enak dilihat. 

Biasanya, lanjutnya, renovasi pemasangan lantai hanya begitu-begitu saja, dan terkesan monoton. Makanya, konsep yang nanti diterapkan akan kumpulan batu andesit berpola bunga bangkai.

"Awalnya bentuk kujang. Setelah proses, jadinya gambar bunga bangkai. Nilai seni-nya lebih kelihatan, lagi pula khas Kota Bogor juga kan. Bunga khas yang ada di Kebun Raya Bogor (KRB). Proses perencanaan itu mah tidak lama, dua minggu sampai sebulan lah," ungkapnya.

Masih kata Yadi, nantinya batu full andesit yang dipasang pun akan dilengkapi lampu tanam di tiap garis corak, sehingga menyala pada malam hari dan terlihat pola bunga bangkai. Sehingga pola terlihat dari atas, dan dari jalan juga, karena kemiringan jalan dengan Plaza Balai Kota. 

"Pengerjaan renovasi ditarget satu bulan rampung. Meskipun dalam kontrak kerja, CV Sakala Swarna Saba selaku kontraktor diberi waktu 100 hari pekerjaan. Jadi selama itu ya ditutup dulu," paparnya.

Terkait anggaran yang nilainya fantastis itu, Yadi menjelaskan, bahwa materi yang digunakan memang materi batu andesit terbaik, dan yang bukan biasa digunakan sebagai lantai pedestrian. "Lebih bagus, makanya memang agak mahal. Tapi berkualitas, nanti kelihatan pada saat sudah selesai," tandasnya. (MTH)

Tak Berpenghuni Gedung DPRD Kota Bogor Bak Rumah Hantu

KOTA BOGOR - Suasana Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor awal pekan ini lengang bak gedung kosong tak berpenghuni, Selasa (18/09/2018).
Foto: suasana didalam ruangan kantor DPRD
 Kota Bogor

Pasalnya, Gedung yang berlokasi di Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, itu tak ada aktivitas berarti selain di kesekretariatan. Pantauan dilapangan, suasana di ruang - ruang komisi maupun fraksi pun nihil aktivitas.
Foto: suasana Kantor DPRD

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keberadaan para anggota Dewan rakyat ini sedang melakukan kunjungan kerja (kuker) diluar Kota. (MTH)

98 Pelajar SMK Digelandang Ke Mapolsek Gunungputri

KAB. BOGOR  - Diduga akan melakukan tawuran sebanyak 98 murid SMK dari 5 sekolah Kota Bogor dan Kota Depok di gelandang oleh jajaran Mapolsek Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Kronologis awal, pada Senin (17/9/2018) sekitar pukul 17:30 wib, Bhabinkamtibmas (Bimaspol) Desa Gunungputri Bripka Agus Hidayat menerima laporan dari warga gang Asem RT 02/ 12, bahwa banyak siswa sekolah yang berkumpul di lapangan sepak bola gang Asem yang di duga akan melakukan tawuran. Dari informasi laporan tersebut, bhabinkamtibmas setempat langsung melaporkan ke Kapolsek Kompol Yudi Kusyadi, SH dan langsung merapat kelokasi.

Dari 98 murid SMK yang di gelandang ke Mapolsek Gunungputri, diantara SMK Yapiz (21 siswa) Kota Bogor, SMK YKATB (39) Kota Bogor, SMK Yatex (7) Kota Bogor, SMK Mekanik (15) Kota Bogor, SMK Tridaya (4 siswa) Cibinong, dan SMK Wijaya Kusuma (12) Depok.

Dari hasil penangkapan siswa sekolah tersebut, Kapolsek Kompol Yudi melakukan pers rilis di Mapolsek Gunungputri Selasa (18/9/2018) pukul 09:00 wib hingga selesai. Turut hadir Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky dengan memberikan pengarahan langsung maupun ketegasan terhadap para murid yang di tangkap tersebut.

Dalam keterangan persnya, mengatakan dengan adanya berapa kejadian pelajar tawuran sebelumnya hingga menyebabkan korban jiwa di wilayah Cileungsi dan Cibinong. "Dari kejadian kemarin, kita memanggil stekholder hingga unsur masyarakat untuk mengumpulkan informasi langsung, jadi kita temukan para pelajar yang suka tawuran berawal dari nongkrong-nongkrong di pinggir jalan dan peran dari para alumninya," terang AKBP A.M Dicky

"Untuk domisili para pelajar yang di tangkap ini hanya ada 4 siswa berasal dari kabupaten bogor. Sebagian besar sebanyak 94 siswa berdomisili luar kabupaten bogor. Aksi tawuran pelajar itu diduga adanya peran para alumni," ungkap AKBP A.M Dicky.

Kapolsek Gunungputri, Kompol Yudi Kusyadi, kepada awak media mengatakan para pelajar dari lima sekolah ini sudah mempersiapkan pemberangkatan dengan menyewa 2 bus sebesar Rp 600 ribu.

"Mereka (pelajar.red) berkumpul di Jambu Dua kota bogor sekitar jam 2 siang, dan memulai berangkat ke arah Gunungputri dengan menggunakan dua bus yang sudah di sewanya. Setelah itu mereka turun di Gerbang Tol gunungputri pada jam 6 sore untuk melakukan penyerangan," imbuh Kompol Yudi Kusyadi.

Masih kata Kompol Yudi, saat melakukan interogasi kepada 98 palajar ini, ada yang membeberkan bahwa rencana tawuran ini seperti sebuah kegiatan yang di rencanakan. "Bahkan, ada sistem iuran ataupun patungan setiap skejulnya," paparnya.

Dilapangan, para 98 pelajar yang ditangkap jajaran Polsek Gunungputri sekaligus memanggil seluruh orangtua dan pihak sekolah untuk diberi pengarahan kemudian di pulangkan. (Yudhi/zp/Gandi).