Bidik Nusantara

Selasa, 31 Maret 2020

Kota Ponorogo Disemprot Massal

PONOROGO - Kota Ponorogo akhirnya disemprot disinfektan massal oleh semua elemen baik TNI- Polri dan Instansi terkait.

Kegiatan tersebut diawali dengan apel bersama seluruh elemen diantaranya pasukan TNI- Polri beserta Instansi terkait dalam rangka penyemprotan disinfektan secara serentak melawan Covid 19 di Mapolres Ponorogo.

Wabup Ponorogo, Soedjarno mengucapkan terimakasih kepada semua pihak serta instansi terkait yang terlibat dalam kegiatan penyemprotan ini. "Perlu kami sampaikan sampai saat ini data yang sudah masuk dan dihimpun dari dinas kesehatan di wilayah Kabupaten Ponorogo adalah ODR : 1.074, ODP : 181 yang terdiri atas 180 isolasi mandiri dan 1 isolasi Rumah Sakit  serta PDP : 5 isolasi Rumah Sakit," ujar Soedjarno.

Menurutnya, saat ini wabah virus Corona sudah banyak menyerang di berbagai Negara. Dan, kata dia, kita patut bersyukur kepada Allah SWT bahwa di Kabupaten Ponorogo belum di temukannya pasien yang positif terjakit covid 19. 

"Kami harpkan kepada seluruh masyarakat Ponorogo dan dinas terkait semuanya mari kerjasamanya kita tingkatkan dengan secara aktif melaksanakan tugas dengan teknik radiologi," pintanya.

Pihaknya meminta kepada para Anggota TNI-Polri dan instansi terkait untuk memberikan himbauan kepada masyarakat supaya mematuhi apa yang menjadi progam dalam rangka menangkal penyebaran Covid 19 di wilayah Ponorogo. "Mudah-mudahan harapan kita dalam pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Kami mewakili pemerintah Kabupaten Ponorogo mengucapkan selamat bekerja dengan semangat yang tinggi semoga apa yang dikerjakan kita bersama berhasil dengan maksimal," harap Soedjarno.


Pada kesempatan yang sama, Kapolres Ponorogo, AKBP Arief Fitrianto menjelaskan, penyemprotan serentak itu dibagi dalam 2 Tim yaitu Tim A mengunakan mobil Damkar melaksanakan penyemprotan sepanjang jalan protokol, mulai Mapolres Ponorogo - Jl. Urip Sumoharjo - Jl. Cokroaminoto - Jl. Jend. Sudirman - Aloon Alon Barat - Aloon-Alon Utara dan Finish Paseban. 

Sedangkan Tim B dengan mengunakan penyemprotan secara manual denga sasaran Pasar Legi, Pasar sementara penampungan dan terminal. "Melalui penyemprotan disinfektan ini wilayah kabupaten Ponorogo bisa terhindar dari wabah penyebaran Virus Corona ataunCovid 19," ujar Arief Fitrianto di sela-sela kegiatan. (NC)

Senin, 30 Maret 2020

Bidan Desa Bedikulon Diajak Perangi Corona

PONOROGO - Pencegahan Virus Corona atau Covid-19 terus dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, Kepala Desa, Babinsa dan Bidan Desa, Senin (30/03/2020) melaksanakan kunjung dan cek suhu tubuh warganya yang pulang dari TKI maupun dari luar Kota.

Dalam arahannya, Kades Bedikulon Lukmanul Hadi mensosialisasikan kepada warga Bedikulon yang baru pulang kampung untuk sadar diri mengisolasikan dirinya selama 14 hari sesuai anjuran pemerintah, apabila terjadi batuk, pilek, demam segera periksa ke pelayanan kesehatan.

Saat mengunjungi warga, Bidan Desa menyarankan agar menjaga kebersihan cuci tangan dengan air yang mengalir dan pakek sabun terutama pada saat sebelum dan sesudah makan, bila batuk tutupi dengan tisu atau sapu tangan, bila gak ada pakek lengan atas bagian dalam.

Selain itu warga diminta menjaga pola hidup sehat makan sayuran dan buah-buahan lakukan olah raga untuk menjaga fisik dan laksanakan berjemur pada pukul 10.00-11.00  selama kurang lebih 15 menit, yang baik saat berjemur tidak memakai pakaian. (NC)

Masalah Sampah Jadi Perhatian Khusus Basiruddin

KAB.BOGOR - Mewujudkan program sekolah berbasis lingkungan sehat bernuansa hijau menjadi impian bagi Basiruddin salaku Kepsek yang baru dua minggu di SMP 1 Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Menurutnya, untuk mendukung sekolah bersih tenunya dibutuhkan tempat pengelolaan sampah terpadu dengan sistem 3R. Karena kata dia sampah menjadi maslah dimanapun, baik di lingkungan masyarakat maupun sekolah.

"Maka dari itu, saya bekerjasama dengan komunitas lingkungan hidup untuk mengelola sampah dilingkungan sekolah, ini" kata Basiruddin kepada wartawan, Senin (30/3/2020). 

Ia menjelaskan, untuk tahap awal, pihaknya akan fokus menata lingkungan sekolah dengan membangun tempat pengelolaan sampah terpadu, merapihkan kantin, WC siswa, mejadikan penunjang sarana kebersihan.

Basiruddin berharap, mimpinya untuk menjadikan sekolah bersih itu bisa terlaksana, agar siswa bisa belajar dengan nyaman.  "Mudah-mudahan program sekolah berbasis lingkungan ini bisa terwujud, karena kedepan SMPN 1 Sukaraja akan didorong untuk menjadi sekolah Adiwiyata," imbuhnya. 

Ketua Jaringan Masyarakat Peduli Daerah Aliran Sungai (Jampedas) Bogor R Mursid mengatakan, Sekolah merupakan pelopor utama untuk memberikan pelajaran hidup sehat dan bersih.

"Jika lingkungan sekolah bersih dan sehat maka aktivitas belajar mengajar akan terasa lebih nyaman," ujar penggiat lingkungan hidup ini. (GN)

Ade Sanjaya: Kelengkapan APD Puskesmas Perlu Diperhatikan

KAB.BOGOR - Anggota DPRD Dapil 1 Kabupaten Bogor fraksi Demokrat Ade Sanjaya melaksanakan kunjungan di Unit Pelaksana Fungsional (UPF) Puskesmas Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Senin (30/03/20).

"Hari ini saya melakukan kunjungan sebagai salah langkah fungsi pengawasan terkait dengan bagaimana Puskesmas melakukan penanggulangan dan pencegahan konflik virus Covid-19," kata Ade Sanjaya kepada Wartawan di sela-sela kunjungan.

Pertama, kata dia memang saya kunjungi adalah Puskesmas Sukaraja yang berada di Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, untuk pencegahan ini, sudah mendapatkan apa standar operasional dari Dinkes Kabupaten Bogor. di antaranya termasuk setiap pasien yang datang harus diperiksa dulu suhu tubuhnya, mencuci tangannya baik dengan air mengalir juga dengan sanitizer kemudian juga diberikan masker," tuturnya Ade.

Menurutnya, Pemerintah Daerah atau Dinas terkait harus memperhatikan seperti kelengkapan alat pelindung diri (APD). "Kita masih lihat perawat disini menggunakan jas hujan, mungkin masih dalam perjalanan, termasuk untuk pemeriksaan Civid-19 berkaitan positif negatifnya pasien meskipun belum ada alat untuk menditeksi virus tersebut mungkin itu barangkali itu yang saya sampaikan kepada Dinas Kesehatan," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Legislator Demokrat Kabupaten Bogor menghimbau masyarakat untuk mengikuti perintah atau himbauan yang disampaikan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Saya mewakili anggota DPRD Dapil 1 menghimbau kepada masyarakat untuk mengikuti perintah atau himbauan yang disampaikan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Contohnya adalah kita harus di rumah saja, menjaga jarak menjaga kebersihan, mencuci tangan dengan air yang mengalir dengan sabun juga termasuk menjaga kesehatan tubuh supaya kita selalu dalam keadaan vit," uajrnya.

Sementara itu, Kepala UPF Puskesmas Sukaraja Lydia Marturia mengungkapkan keadaan diwilayah Sukaraja relatif kondusif tetapi tetap menghimbau kepada masyarakat harus tetap waspada terkait penyebaran Covid-19.

"Pelayanan UPF Puskesmas Sukaraja saat ini lebih ditingkatkan melayani kesehatan masyarakat. Pasien sebuah melakukan pemeriksaan terlebih dahulu dilakukan pengecekan suhu tubuh, dan diberikan cairan antiseptik atau hand sanitizer," ujar Lydia.

Upaya pencegahan Covid-19, kata Lydia, petugas Puskesmas bersama aparat desa dan keamanan mengunjungi desa-desa menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi aturan pemerintah terkait pencegahan Covid-19 dan melaksanakan hidup sehat dan bersih. (GN/Din)

Dengan Keterbatasan Anggaran Pemdes Sukamakmur Tetap Lakukan Pencegah Penyebaran Virus Corona

KAB.BOGOR - Guna mencegah penyebaran virus corona, pemerintah desa Sukamakmur melakukan penyemprotan disinfektan dan sosialisasi mengenai pencegahan virus corona di jalur utama Sukamakmur. Minggu, (29/3/20).

"Giat penyemprotan disinfektan dan sosialisasi pencegahan penyebaran virus corana oleh pemdes Sukamakmur bersama Anggota DPRD Kabupaten Bogor H.Ansori Setiawan, Babinsa, Babinmas dan petugas Puskesmas dijalur utama Sukamakmur mulai dari sekitaran kantor kecamatan, pertokoan, pasar dan sarana ibadah," kata Kepala Desa Sukamakmur Ujang.

Menurutnya, Pemdes Sukamakmur tetap berkomitmen akan rutin untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona di wilayahnya sesuai anjuran pemerintah pusat.

"Dengan keterbatasan anggaran, karena Desa Sukamakmur yang belum mendapatkan pencairan baik dari Dana Desa maupun ADD, kita tetap akan rutin melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mencegah penyebaran virus corona," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Ujang menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan, tidak mengadakan kegiatan yang sifatnya kumpul-kumpul, melakukan kegiatan penyemprotan disetiap wilayah dan bila ada warga mengalami sakit demam, batuk, pilek, serta sesak nafas segera periksa ke dokter atau puskesmas. (Din)

Direktur LBH Hidayattulah: Jaga Diri Jaga Jari Ditengah Wabah Corona

BOGOR - Direktur LBH Hidayattulah DR Dudung Amadung Abdullah, SH ingatkan masyarakat untuk menjaga diri dan Jari ditengah wabah Corona.

Dengan merebaknya wabah corona ini, menurut Dudung, sangat penting menjaga diri dan meningkatkan imunitas, serta meningngkatkan iman kepada Allah SWT. 

"Meningkatkan imun tubuh dengan pola hidup sehat dan mengikuti aturan-aturan dari petugas medis serta meningkatkan iman kita dengan cara terus menerus mendekatkan diri kepada Allah," kata Dudung, Minggu (29/03/20).

Dalam kesempatan itu, Dudung berpesan, agar masyarakat bersama-sama menjaga jari. Karena, kata dia dengan pemberitaan wabah corona yang banyak tersebar dimana-mana jangan sampai terjerat hukum.

"Jaga jari kita jangan sampai menyebar berita-berita hoax, berita-berita bohong karena kawan-kawan bisa terjerat UU ITE No 19 Tahun 2016 sebagai pengganti dari UU No 11 Tahun 2008 tentang UU ITE," imbuhnya.

Maka dari itu, jaga jari kita jangan sampai menyebar berita hoax karena kawan-kawan juga bisa terjerat UU No 1 Tahun 46 tentang peraturan hukum pidana. Kalau umpama ada berita cek & ricek saring sebelum shering kemudian cek validitas berita tersebut sumbernya dari mana apakah valid atau otoritatif atau tidak," sambungnya.

Selain itu, Ia juga mengingatkan masyarakat untuk membedakan antara mengkritik dan membuly. "Jaga jari kita, jangan sampai ditengah wabah corona ini menghujat orang lain, menghina orang lain dan membuly orang lain. Bedakan antara mengkritik dan membuly, antara memberi masukan dan menghujat.

Karena, kata dia, ketika kita sudah menghujat, menghina kemudian membuly orang lain dengan steatement- steatement kita di media sosial atau dimana pun. Maka kemudian ada UU ITE, ada UU No 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi, UU No 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana yang dapat menjerat kita," paparnya.

Sekali lagi jaga diri kita, jaga jari kita jangan sampai karena genit menggunakan jari kita berujung kriminalisasi," tegas Dudung. (Din/GN)

Minggu, 29 Maret 2020

DKM Mesjid Baiturrohmah Apresiasi Warga Sukaraja Rawat dan Bersihkan Sarana Ibadah

KAB.BOGOR - Ketua Dewan Kesejahteraan Mesjid (DKM) Baiturrohmah RA Syamsudin mengucapkan terima kasih kepada warga RW 05 Sukaraja diberi kesempatan untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan merawat dan membersihkan saran beribadah.

"Atas nama pengurus DKM Menghaturkan terimakasih sebesar besarnya serta penghargaan setinggi tingginya atas kehadiran dan bantuan dari bapak/ibu warga RW 05 Sukaraja yang pad hari ini telah berkesempatan meluangkan waktu untuk berpartisipasi andil dalam pelaksanaan sterilisasi mesjid sabagai langkah antisipasi maupun preventif terhadap wabah yang akhir-akhir ini kita kenal dengan COVID19," kata Syamsudin, Minggu (28/03/20).

Dengan izin Alloh semoga kita semua terhindar dari berbagai penyakit dan mara bahaya, semoga kita semua menjadi umat yang tetap dapat memelihara kebersamaan, kehangatan, persatuan dan kesatuan rukun bersama bijak mengambil sikap dalam menghadapi berbagai persoalan," sambungnya.

Menurutnya, upaya turut berpartisipasi memutus mata rantai penyebaran virus corona yang akhir-akhir ini menjadi pandemi di dunia.

"Hanya Alloh SWT sajalah yang akan memberikan ganjaran dan pahala setimpal terhadap apa yang telah bapak/ibu lakukan pada hari ini dalam upaya turut berpartisipasi memutus mata rantai penyebaran virus corona yang akhir akhir ini menjadi pandemi di dunia," ujar Syamsudin.

Dalam kesempatan itu, Ia juga menghimbau masyarakat agar disiplin melakukan usaha untuk melaksanakan sosial distancing. "Jangan lengah dan takabur, tetap berdoa serta usahakan sholat berjama'ah di mesjid, tetap jaga kesehatan, semoga Alloh SWT mengabulkan do'a dan upaya kita semua," harapnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir diantaranya, Kades Cikeas Ervan Sulaeman, ketua Rw 5 Heri Yuliansyah dan para ketua Rt serta masyarakat setempat.

(Mur)