Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

Peduli Korban Bencana Sulteng, PWI Kota Bogor Kirimkan Bantuan Melalui JNE

KOTA BOGOR - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor mengirimkan bantuan untuk korban bencana Tsunami di Palu, Gempa Bumi Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat 19 Oktober 2018.

Bantuan yang digalang posko Wartawan Bogor Peduli Bencana berupa makanan, pakaian dan kebutuhan yang mendesak bagi korban bencana diangkut menggunakan truk jasa pengiriman cepat JNE Cabang Bogor.
Pemberangkatan truk dilepas Asisten Pemerintahan Setdakot Bogor, Hanafi dan Ketua PWI Kota Bogor, Arihta Surbakti Utama yang didampingi pengurus PWI serta para wartawan di Jalan Kesehatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Jelang pemberangkatan, bantuan masih berdatangan ke posko, diantaranya dari Arcipelago Internasional Bogor gabungan hotel Aston Bogor, Aston Sentul Lake Resort, Alana Sentul Hotel, Favehotel Padjajaran Bogor dan NEO Green Savana Sentul City dan Savero Hotel Bogor.

Bendahara PWI Kota Bogor, Hj. Deasy Dasmita mengatakan, bahwa hari ini bantuan disalurkan bekerjasama dengan JNE Cabang Bogor. Ia bersyukur dibukanya posko banyak mendapat sambutan dan respon positif dari berbagai pihak mulai dari hotel, restoran, organisasi maupun perorangan.

"Banyak bantuan yang dikumpulkan di PWI Kota Bogor, bantuan berupa barang maupun uang tunai telah diterima. Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang me-suport dan mempercayai PWI Kota Bogor untuk menyalurkan bantuan. Bantuan juga akan kami salurkan ke daerah yang belum tersentuh dibantu jejaring PWI Sulawesi Tengah," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan, Hanafi menyampaikan dirinya sempat ke Palu dan sekitarnya untuk melihat kondisi wilayah korban bencana bersama Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) pada 10 Oktober 2018. Dari pantauan bantuan sangat luar biasa banyak datang dari berbagai daerah dan ini bukti kepedulian sesama sangat tinggi.

"Tetapi yang perlu dipahami bahwa kemaren itu kondisi korban maupun elemen masyarakat di sana stres bahkan mendekati depresi, sehingga yang bisa berfikir rasional kita saja. Nah, ketika bantuan datang, banyak isu berkembang menimbulkan permasalahan baru. Karena itu kita harus terkoordinasi menyalurkan bantuan dan alhamdulillah penyaluran bantuan PWI Kota Bogor sudah termasuk dengan PWI Sulawesi Tengah," tuturnya.

Ia mewakili pemerintah sangat mengapresiasi langkah dilakukan PWI Kota Bogor dengam membuka posko penggalangan bantuan bagi saudara-saudara korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala.

"Saya juga berterimakasih atas nama Pemkot Bogor kepada semua organisasi dan masyarakat Kota Bogor yang bersedia membantu korban bencana di Sulawesi Tengah. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi mereka di sana," tambahnya.

Terpisah, Kepala Cabang JNE Bogor, Amri Faizal Subiyanto mengatakan, pihaknya tidak membuka secara umum untuk penyaluran bantuan. Kegiatan ini ada permintaan dari PWI Kota Bogor yang disetujui kantor pusat.

Untuk rute penyaluran sendiri tidak langsung ke Palu akan tetapi melalui Makasar. Selanjutnya menepuh jalur darat untuk sampai ke Palu.

"Kami mengantarkan bantuan hingga ke titik poin PWI Sulawesi Tengah yang dituju pihak PWI Kota Bogor. Kami juga siap apabila pengirim bantuan kembali lewat kami kalau disetujui pihak pusat, namun tanggal 19 Oktober 2018 ini hari terakhir pengiriman logistik bantuan," terangnya.

Ditempat yang sama, perwakilan Arcipelago Internasional Bogor, Viona Kristalina Dewi mengemukakan, pihaknya ingin membantu korban bencana di Palu, Donggala dan Sigi bekerjasama dengan PWI Kota Bogor. Bantuan yang terkumpul berupa pakaian, kebutuhan pokok dan juga uang tunai.

"Semoga bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat bagi saudara kita di Palu dan sekitarnya. Kami juga ingin mendoakan korban bencana di sana," tukas Viona didampingi Ranky Safitri. (MTH)

Garuda Emas Gelar Rakornas

DEPOK - Ratusan pengurus Garuda Emas dari setiap Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Indonesia mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (rakornas) yang diselenggarakan di kinashi resort, Kota Depok. Sabtu, (20/10/18).

Acara ini, diselenggarakan selama dua hari itu. Tampak hadir Ferry Mursidan Baldan Direktur Relawan Pemangan Prabowo Sandi, Aisyah Ketua IKAPPI, Ramli Sekjen Macan Muda Pancasila.

Dalam sambutannya Ketua umum Garuda Emas dody panjaitan mengatakan, bahwa acara ini selain rakornas, kita juga merayakan hari ulang Tahun (Hut) pertama berdirinya garuda emas,

"Tidak menyangka garuda emas secepat ini berdiri hingga kepengurusan sudah berada di setiap Provinsi, Kabupaten, dan Kota," kata Dody sembari berkaca - kaca.

Dody menegaskan, Garuda emas bukan partai maupun sayap partai, Garuda Emas dalam pemilu ini hanya mengantarkan prabowo subianto untuk presiden di tahun 2019 nanti.

Dengan kekuatan yang kita miliki, kita akan bersatu untuk pil pres 2019 nanti Prabowo Subianto menjadi Presiden Republik Indonesia," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama pembina garuda emas Trisakti Erlambang. SH dalam sambutannya menginginkan garuda emas terdaftar di di jurkamnas prabowo - sandi, ketum garuda emas banyak ujian dengan disikut sana sini, tetapi dengan begitu ketum garuda emas tidak di ragukan lagi kesetiannya ke Prabowo Pubianto.

"Garuda emas ini baru lahir tetapi langsung besar, sehingga banyak yang tidak menginginkan garuda emas tampil, saya sangat kagum dengan kepiawan ketum garuda emas, dia tetap membuktikan bahwa garuda emas bisa dan tidak menyerah untuk 2019 prabowo presiden," ujar bambang.


Reporter : A Sntibi/ Gandi
Editor : Sugandi

Sudah Berhasil Mewujudkan Sekolah Ibu, Kini Pemkot Bogor Akan Meluncurkan Program Sekolah Bapak

KOTA BOGOR - Setelah mewujudkan program Sekolah Ibu yang diselenggarakan di 68 kelurahan se-Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor berencana akan kembali meluncurkan program serupa yakni, Sekolah Bapak.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bogor, Yane Ardian saat menghadiri syukuran Partai Golkar ke-54 tahun di sekretariat DPD Partai Golkar Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu (20/10/18).

"Sebagai seorang perempuan saya pasti mempromosikan peran ibu dalam keluarga, dengan berjalannya sekolah ibu yang sudah berlangsung satu angkatan dan bisa dikatakan berhasil, ternyata menggugah juga hati ibu - ibu untuk terus menggali peran seorang bapak dalam keluarga," ucapnya.

Menurut istri orang nomor satu di Kota Bogor ini, mendidik satu ibu sama dengan mendidik satu generasi, maka mendidik bapak sama dengan membangun satu peradaban. Jadi sebenarnya lebih besar. 

"Ini luar biasa, jadi kami bukan saling menyaingi karena kami satu rumah, tapi bagaimana kita punya satu misi yang sama yaitu membangun Kota Bogor dari keluarga, karena saat kita berbicara soal keluarga kita tidak hanya bicara soal ibu atau anak tapi semua punya peran yang sama," jelasnya.

Kedepan, lanjutnya, seiring berjalannya waktu mungkin nanti akan tercetus juga sekolah anak yang konsepnya akan dipikirkan bersama-sama. Tetapi untuk yang sekarang, mungkin Sekolah Bapak dulu yang dalam waktu dekat akan dibuat.

"Membuat sekolah ibu supaya ibu -ibu ini teredukasi untuk mendidik anak-anaknya sehingga anak - anak bisa terhidar dari tawuran, pembunuhan dan sebagainya. Tapi dengan berjalan waktu, peran bapak pasti akan terlihat dan ini hanya membangun peran saja dan akhirnya tersadarkan bahwa dalam keluarga bukan hanya ada peran ibu," jelasnya.

Terkait dengan anggaran yang dibutuhkan untuk program Sekolah Bapak, Yane tidak mengungkapkan akan menghabiskan berapa anggaran. Menurutnya, terkiat dengan anggaran itu ranahnya Wali Kota. 

Yane menambahkan, dalam setiap program atau rencana kerja, secara pribadi dirinya dengan Kang Bima tidak lari dari nilai - nilai agama. Jika untuk Sekolah Ibu itu sudah jelas modulnya dan penganggarannya, tapi untuk Sekolah Bapak itu nanti pendekatannya benar - benar dari sisi agama, karena bicara akhlak, aqidah dan yang lainnya. 

"Program Pak Wali ini, sekolah bapak akan dikemas betul - betul meningkatkan kualitas bapak dari sisi agama. Karena begini, perempuan itu multi tasking, jadi kalaupun kita bikin 20 pertemuan dengan 20 modul tidak masalah, tetapi untuk Sekolah Bapak akan kita buat hanya beberapa pertemuan namun materinya dalam sekali seperti itu, atau nanti detailnya sama Pak Wali," pungkasnya. (MTH)

Syukuran 54 Tahun Partai Golkar, DPD Golkar Kota Bogor Minta Kadernya Kerja Baik Dan Cerdas

KOTA BOGOR - Kehadiran Partai Golongan Karya (Golkar) saat ini sudah menginjak usia 54 tahun. Berbagai syukuran turut dilaksanakan oleh masing - masing Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang tersebar di seluruh Indonesia, seperti hal nya di Kota Bogor.

Dihadiri oleh hampir seluruh pimpinan partai politik yang ada, DPD Partai Golkar Kota Bogor melaksanakan syukuran sekaligus bazzar sembako murah sebanyak 1.600 paket yang tidak lain sebagai komitmen dari Partai Golkar kepada masyarakat.

"Hari ini Golkar sudah berusia 54 tahun, tentu kita keluarga besar Golkar Kota Bogor mengucapkan syukur kepada Allah SWT dan kepada masyarakat Kota Bogor serta masyarakat indonesia yang masih tetap percaya kepada Golkar. Insya Allah kita akan pegang amanat ini dengan sebaik baiknya," ucap Ketua DPD Partai Golkar, Tauhid J. Tagor usai perayaan syukuran dengan memotong tumpeng di sekretariat DPD Partai Golkar Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu (20/10/18).

Tagor berharap, kedepan partai yang berlambang pohon beringin ini bisa menjadi lebih baik dan tetap menjadi kepercayaan masyarakat.

"Saya sudah intruksikan kepada seluruh kader Golkar yang ada di Kota Bogor untuk melakukan kerja baik, kerja cerdas dan kerja bagus, karena itu harapan masyarakat untuk lebih meningkatkan kesejahteraan," ungkapnya.

Terkait Pemilu 2019 baik Pileg maupun Pilpres, Tagor menegaskan, dengan tim pemilu 2019 pihaknya menargetkan 11 kursi. Dirinya optimis bahwa caleg - caleg Golkar kualitasnya sama tidak ada yang menonjol yang terlalu jauh dengan caleg dari partai lainnya.

"Saat ini kita dalam seleksi mencoba menselaraskan antara nomor urut satu sampai dengan nomor terakhir, baik kemampuan individu, kemampuan intelektual dan kemampuan finansial. Maka dari itu, teman - teman di Golkar harus kerja serius, kerja jujur, kerja cerdas, kerja bagus. Mudah - mudahan kita dapat 11 kursi dan tidak muluk - muluk 1 kursi per dapil," ujarnya.

Tagor menambahkan, caleg Golkar harus bekerja apa adanya, jangan buat janji - janji muluk kepada masyarakat terlebih melakukan money politic (politik uang).

Masih kata Tagor, masyarakat juga dihimbau untuk memilih caleg yang benar - benar bisa menjadi wakilnya masyarakat di legislatif, agar kedepan bisa di cover dan di awasi oleh masyarakat.

"Makanya masyarakat jangan ada kata wani piro, kalau sudah begitu yang ada jual beli. Kita melakukan kerjasama batin antara caleg dan masyarakat sehingga kedepan kalau si caleg jadi tentu aspirasi - aspirasi yang ada di masyarakat bisa di tampung," katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin yang turut hadir mengucapkan selamat dan mendoakan semoga Golkar tetap jaya. Disisi lain, Zaenul pun mengatakan, walaupun di Pilkada 2018 lalu menjadi kompetitor namun setelah selesai Pilkada tetap kembali bersahabat.

"Kehadiran saya disini pun untuk tetap menjaga tali silaturahmi terlebih saya dengan Pak Tagor sudah kenal dekat. Selain itu, di Pilpres pun kita sama - sama satu koalisi. Jadi ini sebuah kegiatan silaturahmi menjaga persahabatan dan bersyukur kalau di Kota Bogor seluruh partai politik bersahabat dan kondusif," pungkasnya. (MTH)

Mr.Kan : Penambahan Utang Indonesia Ibarat " GALI LUBANG TUTUP LAUTAN"

JAKARTA - Utang negara Republik Indonesia adalah utang yang dijamin oleh pemerintah Indonesia, yang sering disebut sebagai utang luar negeri. Dalam rangka mengumpulkan kekurangan uang dan/atau untuk menutupi defisit. Pemerintah menerbitkan obligasi dan menjualnya kepada investor asing atau pemberi pinjaman. Selain itu utang luar negeri juga bersumber pinjaman dari negara lain, serta bank dunia yang dikenal sebagai International Monetary Fund (IMF) / Dana Moneter Internasional. Seperti kita ketahui, pemerintah Indonesia masih terus menerus menambah utang luar negeri atau ULN yang dapat diibaratkan gali lubang tutup lautan, dikarenakan setiap bulan keuangan negara masih terus menerus mengalami defisit yang cukup besar.

Sejak Oktober 2014 sampai dengan Juli 2018 jumlah penambahan utang luar negeri untuk pemerintah pusat sudah sebesar Rp.1.644,22 triliun dan rata-rata penambahan ULN pemerintah pusat sebesar Rp.36,5 triliun per bulan. Belum lagi penambahan utang dari Badan Usaha Milik Negara atau BUMN dan Swasta. Berdasarkan data yang disampaikan oleh kementerian keuangan negara Republik Indonesia, warisan utang luar negeri untuk pemerintah pusat di era kepemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono selama 10 tahun atau sampai dengan Oktober 2014 berjumlah Rp.2.608,78 triliun. Sedangkan sebelumnya pada tahun 2004 di era kepemerintahan Megawati Soekarnoputri meninggalkan warisan utang luar negeri untuk pemerintah pusat sebesar Rp.1.298 triliun.

Perlu kita ketahui di era kepemerintahan presiden Joko Widodo yang masih kurang dari 3 bulan untuk genap menjadi 4 tahun atau sampai dengan Juli 2018 jumlah utang luar negeri untuk pemerintahan pusat sudah mencapai Rp.4.253 triliun. Jika ditambah jumlah hutang BUMN dan swasta sudah pasti hutang Indonesia diatas Rp.10.000 triliun. Menurut pengamatan saya, saat ini Indonesia sudah mengalami kesulitan untuk membayar utang apalagi melunasi utang.

Menurut data yang disampaikan oleh kementerian keuangan negara republik Indonesia per Desember 2017 utang pemerintah pusat dan BUMN sudah mencapai total Rp.8.540 triliun. Total utang tersebut pun hanya dikurs dengan Rp.13.492 per dollar AS, apabila di kurs dengan Rp.15.250 per dollar AS utang Indonesia sudah jadi berapa? Akibat dari utang pemerintah Indonesia yang sudah menggunung, menyebabkan segala kebutuhan hidup melonjak tinggi dan menjadi suatu beban hidup yang semakin berat bagi rakyat miskin.

Jumlah utang Indonesia sebesar Rp.8.540 triliun terdiri dari tiga kelompok, yaitu antara lain adalah utang pemerintah pusat Rp 4.060 triliun, utang BUMN non lembaga keuangan Rp 630 triliun, BUMN lembaga keuangan (termasuk Bank BUMN) sebesar Rp 3.850 triliun. Secara terpisah untuk jumlah utang bank sentral sebesar US$ 184,7 miliar atau sekitar Rp 2.585 triliun. Kemudian untuk utang swasta tercatat US$ 174 miliar atau sebesar Rp 2.436 triliun.

Apabila suatu hari pemerintah Indonesia mengalami kegagalan membayar utang luar negeri, maka dapat membuat Indonesia mengalami suatu kekacauan besar hingga menuju kebangkrutan. Contoh negara-negara yang pernah mengalami gagal bayar utang luar negeri dan menyebabkan suatu kekacauan besar hingga kebangkrutan, seperti negara Venezuela, Yunani, Argentina, Zimbabwe, Nauru dan lain sebagainya.

Yang menjadi pertanyaan untuk persoalan utang Indonesia, kapan bayarnya? Dibayar pakai apa? Siapa saja yang harus bertanggung jawab? Apa saja konsekuensinya jika negara gagal membayar utang? Apakah ada pembukuan yang dibuat secara terbuka atau transparan sepenuhnya untuk dapat diketahui oleh seluruh rakyat Indonesia? Kemana saja uang sebanyak itu? belum lagi termasuk pendapatan APBN, dana badan penyelenggara jaminan sosial atau BPJS ketenagakerjaan sebesar Rp.73 triliun yang sudah terpakai, dana haji hampir Rp.100 triliun kemana saja di investasikan? Dan lain sebagainya. Semua ini angkanya sangat besar dan banyak. Perlu kita sadari juga, sejak di jaman SBY, saya melihat negara sudah gali lubang tutup lubang. Artinya negara sudah terlihat tidak mampu membayar utang luar negeri, karena jumlah utang luar negeri terus bertambah banyak dan tidak berkurang. Disamping itu, kita dapat melihat perusahaan milik negara yakni BUMN sebagian besar terus dijual dan/atau diserahkan ke pihak asing untuk dikelola, BUMN yang belum terjual pun sering kali mengalami kerugian yang cukup besar, sedangkan untung hanya sedikit, lebih banyak rugi daripada untungnya. Tentunya pemasukan deviden negara tidak sesuai dengan modal yang sudah dikeluarkan. Berapa modal yang sudah dikeluarkan? Berapa persen keuntungan yang didapatkan? Apalagi terkadang satu perusahaan BUMN bisa mengalami kerugian sampai belasan triliun rupiah. Seperti kerugian yang pernah di alami oleh PERTAMINA Rp.12 triliun, perusahaan listrik negara atau PLN merugi Rp.6 triliun, GARUDA INDONESIA merugi Rp.3,7 triliun, PELINDO II berindikasi merugi Rp.4,08 triliun ditemukan oleh BPK dan lain sebagainya. Kemudian saya mengamati soal penambahan utang luar negeri, selain bagaikan gali lubang tutup lautan, juga tampak tidak produktif. Sebab pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2017 hanya mencapai 5,07%. Cadangan devisa negara Republik Indonesia atau CADEV hanya dalam waktu delapan bulan saja menurun tajam, terhitung CADEV periode January 2018 berjumlah 131,98 miliar dollar AS turun menjadi 114,8 miliar dollar AS di akhir bulan September 2018. Berarti delapan bulan CADEV mengalami penurunan sebesar 17,18 miliar dollar AS atau setara dengan Rp.261,99 triliun. Ditambah lagi nilai rupiah yang terus menerus melemah hingga kurs dollar AS sudah tembus Rp.15.000,- dan lain sebagainya. Jadi berdasarkan pengamatan saya, sejak pasca reformasi hingga hari ini, pemerintah Indonesia telah mengalami sejumlah besar kegagalan di dalam hal kepengelolaan keuangan dan perekonomian negara. Untuk itu semuanya, sebagai rakyat Indonesia yang cinta akan negara kesatuan republik Indonesia, membuat saya merasa sangat prihatin akan fakta dan kondisi keuangan dan perekonomian negara yang terus menerus menurun atau memburuk. Saya rasa permasalahan negara seperti ini sudah tidak lagi sederhana, jika kondisi keuangan dan perekonomian negara yang terus menerus memburuk seperti ini dan pemerintah Indonesia masih tidak memiliki kemampuan untuk segera memperbaiki secara tepat, maka saya sangat khawatir negara sudah berpotensi tinggi untuk mengarah suatu kehancuran yang sangat mengerikan.

Ditulis oleh : Kan Hiung